JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melemah pada perdagangan Selasa (8/9), setelah ditutup melemah sebesar 0,25 persen ke level 6,619 pada perdagangan Senin (7/9).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada di akhir wave v dari wave (c), sehingga IHSG rawan terkoreksi dengan area terdekat berada di 6,578-6,598.
Adapun level support IHSG berada di 6,561, 6,476. Sementara itu, level resistance berada di 6,705 dan 6,755.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan Selasa (8/9), yakni PT Harum Energy Tbk (HRUM), PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP), PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham PT Harum Energy Tbk (HRUM).
Saham HRUM terkoreksi 1,05 persen ke level 940 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya cenderung mengecil.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c]. Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 890-910, dengan target harga 985 hingga 1.015 dan stop loss di bawah 870.
Selanjutnya, saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness.
Saham INKP menguat 3,13 persen ke level 9.075 dan disertai dengan munculnya volume pembelian. Pergerakannya pun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA200.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi INKP saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B.
Investor dapat melakukan strategi Buy on Weakness pada kisaran 8.750-8.975, dengan target harga 9.250 hingga 9.500 dan stop loss di bawah 8.500.
Untuk saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy. Saham MDKA terkoreksi 0,69 persen ke level 2.880 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Pergerakannya pun belum mampu menembus MA20.
MNC Sekuritas memperkirakan, selama MDKA masih mampu berada di atas level 2.850 sebagai stop loss, posisi saham saat ini berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C.
Investor dapat melakukan strategi Trading Buy pada kisaran 2.860-2.880, dengan target harga 2.980 hingga 3.020 dan stop loss di bawah 2.850.
Sementara itu, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) direkomendasikan dengan strategi Sell on Strength. Saham TPIA terkoreksi 1 persen ke level 1.975 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Pergerakannya juga sudah berada di bawah MA60.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi TPIA saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [y], sehingga TPIA rawan melanjutkan koreksinya ke rentang area 1.650-1.790. Investor dapat melakukan strategi Sell on Strength pada kisaran 2.000-2.020.