← Beranda
Karhutla Ganggu Jarak Pandang, Bulog Sesuaikan Distribusi Pangan di Kalimantan
Dimas ChoirulRabu, 2 September 2026 | 03.58 WIB
Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani saat konferensi pers di Kantor Pusat BULOG. (Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap di sejumlah wilayah Kalimantan mulai memengaruhi aktivitas distribusi pangan.

Perum Bulog memastikan penyerapan dan penyaluran pangan tetap berjalan, namun pelaksanaannya disesuaikan dengan kondisi cuaca dan jarak pandang.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, Bulog tetap menjalankan program penyerapan dan penyaluran seperti biasa di tengah gangguan asap akibat karhutla. Namun, kondisi di lapangan membuat sejumlah pelayanan harus disesuaikan.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Rabu, 2 September 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius dan Pisces

"Jadi bersamaan dengan adanya gangguan asap ya, dari dampak kebakaran hutan dan lahan, Bulog tetap melaksanakan program seperti biasa," kata Rizal saat konferensi pers di Perum Bulog, Jakarta, Selasa (1/9).

Meski demikian, Bulog sempat menghentikan sementara pelayanan di sejumlah daerah yang terdampak kabut asap cukup pekat. Salah satunya Sampit, Kalimantan Tengah, yang mengalami keterbatasan jarak pandang akibat kondisi tersebut.

"Sementara tidak melaksanakan pelayanan karena memang kondisinya sangat terbatas jarak pandangnya," ungkapnya

Selain menyesuaikan operasional, Bulog juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah di sejumlah provinsi di Kalimantan untuk memetakan kebutuhan bantuan bagi masyarakat terdampak.

Rizal mengatakan koordinasi dilakukan dengan pemerintah daerah di Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Selatan.

"Dan kami sudah sarankan masyarakat kalau memang membutuhkan, monggo silakan mengajukan lewat masing-masing kepala daerah," kata dia.

Menurut Rizal, dukungan tersebut tidak hanya disiapkan untuk masyarakat di Kalimantan. Bulog juga berkomitmen memberikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah lain, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Intinya kami akan memberikan support kepada masyarakat, baik bencana yang di Nusa Tenggara Timur maupun saudara-saudara kita yang ada di Kalimantan," tuturnya.

Kondisi Gudang Bulog Dipastikan Aman

Di tengah ancaman karhutla, Bulog memastikan fasilitas pergudangan di wilayah terdampak sejauh ini masih dalam kondisi aman. Tidak ada gudang Bulog yang dilaporkan terkena api maupun terdampak langsung kebakaran.

"Alhamdulillah aman karena posisinya juga jauh dari hutan," terangnya.

Sementara itu, tantangan utama saat ini berada pada proses distribusi. Bulog akan menyesuaikan pengiriman dengan kondisi cuaca dan jarak pandang demi memastikan distribusi tetap berjalan tanpa mengabaikan faktor keselamatan.

"Kemudian yang berikutnya masalah distribusi saja. Kami distribusi menyesuaikan dengan kondisi apabila cuaca juga memungkinkan dan jarak pandang memungkinkan, kami akan dorong sampai ke tempat-tempat pendistribusian," pungkasnya.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah