JawaPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan Selasa (14/7) setelah ditutup menguat menguat 1,92 persen ke level 6,037 pada perdagangan Senin (13/7).
Berdasarkan analisis teknikal, MNC Sekuritas memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6,083-6,254.
Adapun level support IHSG berada di 5.839 dan 5.607, sedangkan level resistance berada di 6.286 dan 6.599.
Baca Juga: Harga Emas Antam 14 Juli Turun Rp 21.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya
MNC Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham pilihan, yakni PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS). Mayoritas saham direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness, sementara ANTM direkomendasikan dengan strategi Trading Buy.
Untuk ADMR, saham diperkirakan menguat 3,45 persen ke level 1.500 dan masih didominasi volume pembelian yang cenderung meningkat. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ADMR saat ini sedang berada pada bagian awal wave [c] dari wave B.
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.425-1.470 dengan target harga 1.595 dan 1.670, serta stoploss di bawah 1.385.
Sementara itu, ANTM diperkirakan menguat 0,69 persen ke level 2.920 dan masih didominasi volume pembelian. Penguatan saham juga mampu bertahan di atas MA20. Selama masih berada di atas level stoploss 2.740, MNC Sekuritas memperkirakan posisi ANTM saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B pada pola triangle.
Investor dapat melakukan Trading Buy pada rentang 2.780-2.840 dengan target harga 3.040 dan 3.190, serta stoploss di bawah 2.740.
Selanjutnya, ASII diperkirakan menguat 0,83 persen ke level 4.850 dan disertai munculnya volume pembelian. Pergerakan saham juga masih mampu bertahan di atas MA20. MNC Sekuritas memperkirakan pergerakan sideways ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [a] dari wave Y.
Investor direkomendasikan melakukan Buy on Weakness pada kisaran 4.490-4.680 dengan target harga 5.000 dan 5.250, serta stoploss di bawah 4.350.
Sementara itu, BRMS diperkirakan menguat 4,95 persen ke level 530 dan masih didominasi volume pembelian. Namun, penguatan saham masih tertahan oleh MA20. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BRMS saat ini sedang berada pada awal wave (C).
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada rentang 496-520 dengan target harga 590 dan 665, serta stoploss di bawah 472.