JawaPos.com - Mimpi pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Rian Agung Saputro untuk melanjutkan tren positif terpaksa kandas. Keduanya gagal mengais asa meraih gelar juara Malaysia Masters Grand Prix Gold 2017 karena Ahsan tak kuasa menahan sakit.
Langkah Ahsan/Rian terhenti saat masih di babak kualifikasi dan gagal melaju ke perempat final. Kambuhnya cedera pinggang Ahsan menjadi penyebabnya. Ahsan/Rian mundur tanpa bertanding menghadapi kompatriot mereka, Berry Angriawan/Hardianto lantaran cedera Ahsan digadang makin menjurus ke arah serius, Kamis (19/1).
Cedera pinggang Ahsan kembali kambuh menjelang pertandingan menghadapi pasangan Indonesia lainnya, Berry Angriawan/Hardianto Hardianto. Alhasil, Berry/Hardianto melenggang dengan mudah ke perempat final.
"Semenjak di China sudah terasa sakit di pinggang. Puncak sakitnya semalam saat main lawan ganda Taiwan," kata Ahsan seperti dilansir djarumbadminton.com.
Sebelum cederanya kambuh, juara China International Challenge pada 16 Januari lalu ini menang di kualifikasi pertama atas Taiwan, 20-22, 21-15, dan 21-13..
Bagi Ahsan, ini bukan kali pertama dia menderita cedera pinggang. Kala masih berpasangan dengan Hendra Setiawan, dia juga pernah mundur dari Kejuaraan Dunia 2014. Begitu juga saat jelang Piala Sudirman 2013. (ira/JPG)