Jawapos.com - Selain menunjuk Komisaris Jenderal (Purn) Polisi Budi Waseso sebagai Direktur Utama Perum Bulo, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno juga mengangkat Mantan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai Ketua Dewan Pengawas Bulog menggantikan Sudar Sastro Atmojo. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-116/MBU/04/2018.
Bagi Teten, ditugaskan menjadi Ketua Dewan Pengawas Bulog bukanlah hal baru. Dia mengatakan saat menjadi Kepala Staf Presiden (KSP), dirinya kerap berhubungan dengan mantan Dirut Bulog Djarot Kusumajakti untuk memastikan kecukupan pasokan beras.
"Di KSP dulu saya yang awasi jadi selama ini saya berhubungan (komunikasi) dengan Pak Djarot," jelasnya di Kementerian BUMN, Jumat (27/4).
Teten mengaku pekerjaannya akan tambah berat lantaran sebentar lagi akan menghadapi bulan puasa dan lebaran. Oleh sebab itu, pihaknya sudah berkomitmen dengan direksi lama untuk memastikan suplai dan kecukupan beras dan bahan baku pangan lainnya sehingga tidak menimbulkan kenaikan harga di tengah masyarakat.
Dia pun menyambut baik kerja sama yang hendak dijalin dengan Dirut Bulog yang baru, Budi Waseso karena terkenal dengan sikapnya yang tegas dalam memenuhi kecukupan kebutuhan pangan.
"Beliau kan cukup tegas, saya kira nanti kita berdua untuk memastikan bulog betul-betul bekerja memastikan beras tercukupi," pungkasnya.