JawaPos.com – Kegiatan CSR (corporate social responsibility) dinilai bisa berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Karena itu, Forum CSR Provinsi Jawa Timur (Jatim) berupaya bersinergi dengan program pemerintah daerah, khususnya di tingkat provinsi.
Koordinator Badan Usaha Milik Swasta (BUMS) Forum CSR Jatim L. Oucky Hertanto menjelaskan, anggaran pembangunan di daerah tidak bisa seluruhnya dibebankan pada APBD. Karena itu, pemerintah perlu melibatkan perusahaan, baik BUMS, BUMD, maupun BUMN, sebagai alternatif pembiayaan pembangunan di daerah.
’’Forum CSR berupaya menjembatani perusahaan dengan pemerintah daerah,’’ ujar Oucky saat Rapat Penguatan Forum CSR Jatim Rabu (18/1) di Gedung Graha Pena Jawa Pos Surabaya.
Forum CSR Jatim merupakan wadah bagi perusahaan untuk berbagi informasi tentang program CSR. Sudah ada sedikitnya 80 perusahaan yang bergabung. Di antaranya, Grup Astra Jatim, Wings Group, PT Inka, Bank Jatim, dan Jawa Pos.
Kalau perusahaan bisa bersinergi dengan program pemerintah daerah, terjadinya overlapping bisa diantisipasi. Pada masa mendatang, program CSR perusahaan dan pemerintahan dapat sejalan. Sebelumnya, setiap perusahaan berkoordinasi langsung dengan pemerintah kabupaten/kota.
’’Nah, goal kami, sinergi ini bukan hanya dengan pemerintah provinsi melalui musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), tapi juga bisa ditindaklanjuti ke pemerintah kabupaten/kota,’’ jelas Oucky yang juga perwakilan PT Wings Surya.
Program CSR perusahaan mencakup banyak bidang. Mulai pendidikan, sosial ekonomi, kesehatan, sampai lingkungan. ’’Bagi penerima manfaat, bantuannya juga lebih tepat sasaran,’’ tuturnya.
Manager Regional Relations & CSR PT HM Sampoerna Tbk Arga Prihatmoko menyatakan, pemerintah merupakan leading sector pembangunan di daerah. Karena itu, sangat penting mengetahui arah pembangunan yang sudah menjadi program pemerintah.
’’Lewat Forum CSR, perusahaan lebih tahu apa saja yang menjadi kebutuhan di daerah,’’ terangnya. (res/c14/sof/sep/JPG)