← Beranda
BULOG Jatim Pastikan Stok Jagung Pakan Ternak Aman, Penyaluran SPHP Capai 75 Persen
Ardini Pramitha• Jumat, 9 Oktober 2026 | 06.37 WIB
Ilustrasi distribusi oleh Bulog Jatim. (Dok Bulog Jatim)

JawaPos.com - Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur memastikan ketersediaan jagung untuk kebutuhan peternak di wilayah tersebut dalam kondisi aman. Kepastian itu disampaikan di tengah percepatan penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang hingga awal Oktober 2026 telah mencapai lebih dari 75 persen dari alokasi yang ditetapkan.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A, mengatakan dari pagu SPHP jagung Jawa Timur sebesar 133.867 ton, sebanyak 100.699 ton telah disalurkan kepada peternak. Dengan demikian, realisasi penyaluran telah mencapai 75,22 persen. Menurut Langgeng, BULOG Jatim saat ini masih memiliki persediaan jagung sebanyak 6.437 ton. 

Selain stok yang tersedia di gudang, tambahan pasokan juga tengah dalam perjalanan menuju Jawa Timur dari sejumlah daerah sentra produksi.“Stok jagung yang dikelola BULOG Jawa Timur sangat memadai untuk memenuhi sisa kebutuhan penyaluran SPHP Jagung. Fokus kami saat ini adalah mempercepat pergerakan stok dan penyaluran kepada para peternak yang membutuhkan,” kata Langgeng, Kamis (8/10/2026).

Dia menyebutkan, pasokan tambahan yang sedang dikirim ke Jawa Timur berasal dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Gorontalo, serta Nusa Tenggara Barat.

Total jagung yang dalam proses pengiriman tersebut mencapai 35.804 ton. Dengan kondisi tersebut, BULOG Jatim meminta para peternak tidak perlu mencemaskan ketersediaan jagung untuk kebutuhan pakan. 

"Jadi kami sampaikan peternak tidak perlu khawatir karena secara stok jagung yang dikelola Bulog Jawa Timur sangat memadai untuk memenuhi sisa kebutuhan penyaluran jagung SPHP," katanya. Percepatan distribusi akan terus dilakukan agar stok yang tersedia dapat segera diterima oleh peternak sesuai kebutuhan.

Jagung SPHP disalurkan dengan harga Rp5.000 per kilogram. Distribusi dilakukan melalui koperasi dan asosiasi peternak yang menjadi mitra BULOG sehingga penyaluran diharapkan dapat berlangsung lebih terarah dan tepat sasaran.

Selain mempercepat penyaluran SPHP, kata dia, Bulog terus menjalankan penugasan pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) yang bersumber dari produksi petani dalam negeri.

Pada 2026, pemerintah menetapkan target pengadaan sebesar 1 juta ton, dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Rp5.500 per kilogram untuk kadar air 18-20 persen di tingkat petani dan Rp 6.400 per kilogram untuk kadar air maksimal 14 persen dan standar kualitas yang dipersyaratkan di Gudang Bulog.

 

"Penyerapan terus dioptimalkan melalui penguatan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan jaringan pengadaan di daerah sebagai bentuk dukungan terhadap kepastian pasar bagi petani serta penguatan cadangan jagung nasional," katanya.

 

EDITOR: Diar Candra