JawaPos.com - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dilarikan ke sebuah rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans, Jumat (10/7), sekitar pukul 16.00 WIB.
Farhan dilarikan ke RS setelah mendadak mengalami gangguan kesehatan saat sedang berada di Balai Kota Bandung. Farhan masih menjalani penanganan dari tim dokter.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan medis sebelum dapat memberikan informasi lebih rinci terkait kondisi kesehatan orang nomor satu di Kota Bandung itu.
"Saat ini beliau masih dalam penanganan tim dokter. Kami menunggu proses medis yang sedang berlangsung dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan," ujar Henryco.
Baca Juga: Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Sebelum kondisi kesehatannya menurun, Muhammad Farhan sempat bekerja sebagaimana biasa. Farhan sempat menerima tamu di ruang kerjanya di Balai Kota Bandung sebelum akhirnya mengeluhkan sakit.
Akibatnya, Farhan tidak dapat menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Bandung. Ia kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan mobil ambulans guna mendapatkan penanganan medis.
"Tadinya mau hadir di rapat paripurna yang kedua, tapi ternyata beliau sakit sehingga harus segera dilarikan ke rumah sakit," ujar Henryco.
Tim dokter masih bekerja melakukan serangkaian pemeriksaan guna memastikan penyebab sakit yang dialami Muhammad Farhan.
Pemerintah Kota Bandung memastikan kondisi kesehatan wali kota tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan maupun pelayanan publik. Seluruh aktivitas pemerintahan tetap berjalan sebagaimana biasa sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Henryco mengajak masyarakat untuk turut mendoakan agar Muhammad Farhan segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya memimpin Kota Bandung.
"Masih di IGD, tapi tolong ya jangan sebutkan nama rumah sakitnya ya. Nanti beliau tidak bisa istirahat," katanya.