JawaPos.com - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) terus berusaha memulihkan 800 ribu hektare hutan mangrove di Indonesia yang kini dalam keadaan rusak. Terbaru, pada Jumat (3/7), Menteri LH Jumhur Hidayat menanam 2.000 bibit mangrove di Pantai Utara (Pantura) Brebes, Jawa Tengah (Jateng).
Langkah itu diambil sebagai bagian dari target penanaman 2 miliar pohon di Indonesia. Menurut Jumhur, melalui kegiatan tersebut pemerintah bersama seluruh elemen masyarakat berusaha memulihkan kondisi. Tentu saja targetnya mengembalikan seluruh hutan mangrove yang rusak.
”Lintas usia, lintas etnik kebudayaan, lintas agama, lintas sektoral, lintas usia, lintas intelektual, semua bisa bahu membahu bersama bersatu dalam satu tekad bersama ingin memuliakan bumi,” kata Jumhur dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media pada Sabtu (4/7).
Baca Juga: Tak Perlu Bingung, Ini 5 Tips Atasi Leher Kaku dan Nyeri Akibat Salah Posisi Tidur
Keterangan itu disampaikan oleh Jumhur lantaran dalam kegiatan bertajuk Gerakan Brebes ASRI tersebut turut terlibat kepala daerah, tokoh masyarakat, organisasi profesi, komunitas, pegiat lingkungan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, dan relawan. Mereka menegaskan tekad untuk memuliakan bumi.
”Saat ini pemimpin negara-negara di dunia resah karena bumi akan semakin panas, emisi akan terus bertambah. Apabila kita tidak bekerja untuk mengurangi emisi atau menyerap emisi yang sudah ada maka emisi akan terus bertambah,” ungkap Jumhur.
Mangrove adalah salah satu tanaman yang punya banyak manfaat. Bukan hanya bisa mencegah abrasi di garasi pantai, mangrove juga dapat diandalkan untuk menekan pencemaran emisi dengan cara menyerap emisi. Berdasar data, daya hisap mangrove terhadap emisi jauh lebih kuat dari hutan hujan tropis.
Sayangnya, 30 persen dari 3,4 juta hutan mangrove di Indonesia dalam keadaan rusak. Karena itu, perlu kerja keras untuk memperbaiki kerusakan tersebut dan menghadirkan kembali hutan mangrove yang sempat hilang. Salah satu caranya lewat gerakan penanaman bibit mangrove seperti dilakukan di Brebes kemarin.
Baca Juga: Kerja Sat Set, 6 Weton Ini Auto Jadi Kaya Raya di Bulan Juli Menurut Primbon Jawa
”Sekitar hampir 800 ribu hektare mangrove di Indonesia rusak dan harus dipulihkan. Kegiatan penanaman mangrove di Pantai Brebes merupakan bagian dari upaya memulihkan 800 ribu hektare hutan mangrove yang rusak. Saya ajak semua kelompok mari bergotong royong untuk menanam mangrove,” ujarnya.
Dalam keterangan yang sama, Wakil Bupati Brebes Wurja menyampaikan bahwa kehadiran Jumhur dan jajaran di Brebes menambah semangat masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Pantai Brebes dengan membudidayakan mangrove.
”Selama ini warga sudah cukup banyak melakukan penanaman mangrove, dengan kehadiran beliau ini akan menambah semangat lagi,” harapnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Harkat Negeri Sudirman Said mengungkapkan bahwa instansinya juga berkomitmen mensukseskan target penanaman 2 miliar pohon. Salah satunya dengan memagari laut utara Jawa menggunakan tanaman mangrove.
”Insya Allah Tahun 2045, pohon mangrove yang sekarang ditanam akan memberi inspirasi juga bagi wilayah lain, kelompok-kelompok masyarakat lain,” kata dia.