← Beranda
BMKG temukan 310 Hot Spot Potensial Karhutla di Riau, Mayoritas Muncul di Bengkalis
AntaraMinggu, 5 April 2026 | 00.39 WIB
Personel Manggala Agni berupaya memadamkan karhutla di Desa Titik Akar Kecamatan Rupat Utara Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (3/4/2026). (Manggala Agni)

JawaPos.com – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau belum bisa benar-benar dipadamkan total, seiring masih adanya temuan ratusan titik panas di provinsi tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi 310 titik panas atau hot spot di Riau. Mayoritas berada di Kabupaten Bengkalis dengan 273 titik panas.

Prakirawan BMKG Stasiun Pekanbaru Yasir P menyampaikan, selain di Bengkalis, titik panas juga ada di Kabupaten Pelalawan (15), Kota Dumai (9), Inderagiri Hulu (3), Indragiri Hilir (2), serta di Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru masing-masing satu.

"Jumlah tersebut berdasarkan pembaruan data hingga Sabtu (4/4) pukul 07.00 WIB," katanya dalam keterangan di Pekanbaru, Sabtu (4/4) sebagaimana dilansir dari Antara.

Baca Juga: Kapolda Riau Herry Heryawan Janji Tindak Tegas Pelaku Karhutla: Tidak Ada Toleransi

Secara keseluruhan, di Pulau Sumatera terdeteksi 405 titik panas yang mayoritas berada di Provinsi Riau.

Disusul Sumatera Selatan (30), Kepulauan Bangka Belitung (24), Jambi (21), Kepulauan Riau (14), Aceh (2), Sumatera Utara (2), serta satu titik di Bengkulu dan Lampung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau menyebut, titik panas berupa titik api terdeteksi di Bengkalis dan Pelalawan.

Di Kabupaten Pelalawan, titik api berada di Desa Pulau Muda Kecamatan Teluk Meranti, namun sudah memasuki tahap pendinginan dan masih ditemukan asap.

Sementara, di Kabupaten Bengkalis titik api ditemukan di dua Lokasi, yakni di Desa Titi Akar Kecamatan Rupat utara, di mana titik api dan asap masih terlihat.

Baca Juga: Personel Damkar Meninggal usai Padamkan Karhutla di Riau, DPR Minta Tak Terulang

Kemudian juga di Desa Teluk Lancar Kecamatan Bantan serta di Desa Sekodi dan Desa Palkun Kecamatan Bengkalis.

"Kondisinya masih ada titik api dan asap tebal,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Damkar Riau Edy Afrizal.

Untuk pemadaman, selain mengerahkan tim darat, pihaknya juga melakukan water bombing di lokasi.

Selain itu juga mengerahkan alat berat untuk membuat sekat bakar dan embung, serta kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Baca Juga: Kapolda Riau Pastikan Karhutla di Dumai Mulai Terkendali, Total Luas Lahan Terdampak 87,25 Hektare

EDITOR: Bayu Putra