← Beranda
Geger! Bupati Lebak Sindir Wakilnya 'Mantan Napi', Amir Hamzah: Saya Terhina!
Ryandi ZahdomoSelasa, 31 Maret 2026 | 14.11 WIB
Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya dan Wakil Bupati Amir Hamzah. (@protokollebak)

JawaPos.com - Hubungan antara Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, dan Wakil Bupati Amir Hamzah mendadak memanas. Suasana hangat acara Halal Bihalal di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3), berubah mencekam setelah Hasbi melontarkan pernyataan kontroversial yang menyinggung masa lalu sang wakil.

Bupati Hasbi secara terbuka menyebut Amir Hamzah sebagai mantan narapidana yang seharusnya bersyukur bisa menjabat sebagai wakil bupati. Ucapan ini sontak memicu ketegangan di depan para tamu undangan dan ASN Pemkab Lebak.

Duduk Perkara Perseteruan Bupati dan Wakil Bupati Lebak

Baca Juga: Scorpio Akhir Maret 2026, Saat Pikiran Lebih Tenang dan Arah Finansial Mulai Menguat Stabil

Ketegangan bermula saat Bupati Hasbi menyoroti manuver kebijakan Amir Hamzah yang dinilai menabrak aturan birokrasi, terutama terkait pemanggilan kepala dinas ke kediaman pribadi. Hasbi mengingatkan bahwa tugas wakil bupati telah diatur ketat dalam Undang-Undang.

"Wakil Bupati itu dalam Undang-Undang ASN Pasal 66 sudah jelas tugasnya. Tidak boleh memanggil kepala dinas ke rumahnya," ujar Hasbi di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3).

Puncak konflik terjadi saat Hasbi mengeluarkan sindiran tajam dalam bahasa Sunda yang mengarah pada serangan personal.

"Uyuhan bae mantan narapidana geus jadi wakil bupati, bersyukur," cetus Hasbi di hadapan audiens.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus 31 Maret 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keuangan

Usai insiden yang viral tersebut, Bupati Hasbi mencoba mendinginkan suasana. Ia mengklarifikasi bahwa pernyataannya tidak bermaksud menyerang secara pribadi, melainkan hanya gaya bicaranya yang memang memiliki intonasi tinggi.

"Jangan salah, itu memang intonasi saya seperti itu. Pak Amir Hamzah juga pernah mendapat penghargaan," kata Hasbi.

Ia bahkan menambahkan bahwa penyebutan status "mantan warga binaan" tersebut adalah bentuk apresiasi atas prestasi Amir yang mampu bangkit. "Kalau tidak salah dari Indoposco, beliau disebut sebagai mantan warga binaan yang menjadi wakil bupati berprestasi. Itu sebuah prestasi," katanya.

Reaksi Keras Amir Hamzah: Saya Merasa Terhina

Mendengar sindiran tersebut, Amir Hamzah langsung berdiri dari kursinya dan nyaris menghampiri Hasbi sebelum akhirnya dihalangi oleh sejumlah ASN. Amir menilai ucapan tersebut sangat tidak pantas, apalagi disampaikan dalam forum resmi yang seharusnya menjadi momen saling memaafkan.

"Saya saat itu merasa terhina dan sakit hati," ungkap Amir Hamzah.

Baca Juga: 7 Shio Diprediksi Naik Level Finansial 2026, Saat Perubahan Cepat Mengubah Arah Hidup

Ia menekankan bahwa sebagai pejabat publik, etika dan tata krama politik harus tetap dijaga. Menurutnya, seorang bupati seharusnya menjadi sosok yang menyatukan, bukan justru memecah belah dengan kata-kata yang menjatuhkan martabat orang lain.

"Kita berpidato, ini masalah kenegaraan. Ada tata krama, sopan santun politik, dan etika. Kita orang-orang berpendidikan, seharusnya menjaga perkataan," tegas Amir.

Hasbi Asyidiki Jayabaya, bupatibblelollk

EDITOR: Bintang Pradewo