← Beranda
Profil Gus Irawan Pasaribu, Bupati Tapanuli Selatan yang Namanya Disebut Kepala BNPB Soal Maaf Bencana Banjir-Longsor
Tazkia Royyan HikmatiarSelasa, 2 Desember 2025 | 02.28 WIB
Wakil Ketua Komisi VII Gus Irawan Pasaribu (kiri) dan Mantan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (kanan) di gedung Sekretariat PB HMI, Jakarta, Rabu (4/12). (Saifan Zaking/JawaPos.com)

JawaPos.com - Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, menjadi sorotan setelah Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepadanya saat meninjau lokasi bencana banjir dan longsor di Batang Toru.

Suharyanto mengaku terkejut karena tidak menyangka dampak kerusakan di Tapsel begitu besar, jauh melampaui laporan awal yang diterimanya.

Permintaan maaf itu disampaikan ketika Suharyanto meninjau Desa Aek Garoga, wilayah yang ia sebut sebagai titik dengan kerusakan terparah.

“Tapsel saya surprise, saya tidak mengira seperti ini. Saya mohon maaf pak bupati… Kami turun dengan kekuatan penuh,” kata Suharyanto dalam kunjungan Minggu (30/11).

Ia menegaskan BNPB hadir tanpa membedakan wilayah mana pun, termasuk terkait suku atau agama.

Di balik situasi darurat tersebut, nama Gus Irawan Pasaribu kembali mencuat sebagai kepala daerah yang tengah menghadapi bencana besar. Lantas, siapa sosok ini?

Tokoh Sumut dengan Karier Panjang di Perbankan dan Politik

Gus Irawan Pasaribu lahir di Padangsidimpuan pada 31 Juli 1964. Ia dikenal sebagai politisi Gerindra dan bankir senior yang kini menjabat sebagai Bupati Tapanuli Selatan periode 2025–2030. Sebelum duduk di kursi bupati, ia terlebih dahulu membangun karier profesional di dunia perbankan.

Perjalanan Gus di Bank Sumut dimulai dari posisi Kepala Seksi dan Pengawas Kantor Pusat. Pada 1994, ia dipercaya menjadi Wakil Pimpinan Cabang, lalu pada 1996 naik menjadi Pimpinan Cabang.

Setelah menduduki berbagai posisi strategis lainnya, ia akhirnya diangkat sebagai Direktur Bank Sumut pada 2012, melanjutkan rekam jejak panjang yang dimulainya sejak masih muda.

Perjalanan Politik: Dari DPR ke Bupati

Gus memasuki dunia politik melalui Partai Gerindra. Ia terpilih sebagai Anggota DPR-RI periode 2014–2019 dari Dapil Sumut II dengan perolehan 188.205 suara.

Pada periode ini, Gus sempat menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi XI DPR-RI, sebelum pada 2016 dipindahkan menjadi Ketua Komisi VII DPR-RI, yang membidangi energi, riset, teknologi, dan lingkungan hidup.

Selain posisi di DPR, Gus Irawan juga merupakan Ketua DPD Gerindra Sumatera Utara, yang membuatnya menjadi salah satu figur penting partai di wilayah tersebut.

Riwayat Pendidikan

Baca Juga: Usai Libas Madura United 4-1, Persib Bandung Mantapkan Persiapan Jelang Duel Berat Kontra Borneo FC

Gus menempuh pendidikan dasar di SDN 7 Padangsidimpuan (1976). Ia kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Medan (1980) dan SMAN 1 Medan (1983). Gelar Sarjana Ekonomi diperolehnya dari Universitas Syiah Kuala pada 1988, disusul gelar Magister Manajemen dari Universitas Sumatera Utara pada 2009.

Aktif di Berbagai Organisasi

Selain kiprah politik dan perbankan, Gus terlibat dalam banyak organisasi. Ia menjabat sebagai:

Ketua Umum Ikatan Alumni Magister Manajemen USU (sejak 2013)
Ketua Umum Ikatan Alumni SMAN 1 Medan dan SMPN 1 Medan (sejak 2011)
Dewan Pakar KAHMI Sumut (sejak 2010)
Dewan Pakar MES Pusat (2008–2011)
Ketua Umum MES Sumut (sejak 2007)
Ketua Umum IAI Sumut (sejak 2004)
Anggota DPP Ikatan Bankir Indonesia (2007–2012)
Wakil Ketua Asosiasi Bank Daerah Seluruh Indonesia (2004–2012) 

EDITOR: Bintang Pradewo