← Beranda
Kronologi Balon Udara Jatuh dan Meledak di Pacitan, Timpa Atap Rumah Warga hingga Sebabkan Empat Orang Luka-Luka
Nanda Pramudya Fadli IllahiKamis, 2 Mei 2024 | 04.40 WIB
Kondisi di lokasi ledakan balon udara yang terletak di Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo, Kabupaten Pacitan./Nur Cahyono/Radar Madiun

JawaPos.com – Warga di Dusun Grogol, Desa Tahunan Baru, Kecamatan Tegalombo Pacitan dikejutkan dengan suara ledakan yang berasal dari salah satu rumah warga.

Setelah ditelusuri, suara ledakan itu berasal dari balon udara tanpa awak yang jatuh menimpa atap rumah milik Katiyah, 74, warga dusun setempat.

Kejadian balon udara tanpa awak berukuran besar yang menimpa salah satu rumah warga setempat itu terjadi pada hari Rabu (1/5) pagi sekitar pukul 07.30 WIB.

Katiyah selaku pemilik rumah yang tertimpa balon udara mengaku awalnya mendengar suara benda jatuh di atap rumahnya.

Setelah dilihat olehnya, ternyata benda yang menimpa atap rumah itu adalah sebuah balon udara.

Lantas ia memanggil anggota keluarga lain bernama Marmin, 52, dan Ivan Al Mutaqin, 14 untuk menarik kardus yang terikat pada rangka balon tersebut. Nahasnya ketika jatuh ke tanah, kardus itu langsung meledak seketika.

“Pada waktu balon udara diturunkan, kardus yang jatuh ke tanah langsung meledak,” ujar AKBP Agung Nugroho selaku Kapolres Pacitan seperti dilansir dari Radar Madiun.

Akibat ledakan yang terjadi, sebanyak empat orang yang ada di lokasi kejadian mengalami luka-luka.

Di antaranya korban Mamin mengalami luka di sekujur tubuh bagian depan, muka, tangan, dan paha.

Begitu juga dengan korban Ivan Al Mutaqin yang menderita luka di sekujur tubuh bagian depan hampir serupa dengan Marmin.

Sedangkan Katiyah menderita luka lecet di betis dan dada sebelah kiri. Seorang korban lain bernama Sarmin mengalami luka lecet di betis sebelah kiri dan perut.

Dari keempat korban itu, Marmin dan Ivan mengalami luka parah sehingga harus dilarikan ke RSUD dr Harjono Ponorogo untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

“Kondisi korban Marmin dan Ivan terluka parah kemudian langsung dibawa ke RSUD dr Harjono Ponorogo,” kata Agung.

Setelah itu, petugas kepolisian yang tiba di lokasi kejadian ledakan langsung mengamankan sejumlah barang bukti.

Beberapa barang bukti yang berhasil diamankan adalah satu balon udara dari bahan plastik dan diameter rangka 1,2 meter.

Petugas kepolisian dari Polres Pacitan juga berhasil mengamankan barang bukti berupa dua buah petasan berdiameter dua centimeter dan panjang sepuluh centimeter.

Selain itu ada juga serpihan kertas bekas petasan, serpihan cor semen, serpihan kardus merk produk teh, serta sebuah tali senar sepanjang satu meter berwarna hijau.

Kapolres Pacitan menyatakan bahwa pihaknya akan mengusut kasus ledakan balon udara ini secara serius.

Sebab, aktivitas balon udara tanpa awak ini sudah sangat meresahkan warga. Apalagi dengan jatuhnya korban luka seperti kejadian di rumah milik Katiyah ini. Dirinya berharap ke depannya tidak terulang lagi kejadian serupa.

“Untuk sementara kami laksanakan penyelidikan lebih lanjut dan sedang memeriksa sejumlah saksi,” tandasnya.

EDITOR: Hanny Suwindari