JawaPos.com – Pada hari Rabu (3/4) lalu atau sepekan jelang Lebaran Idul Fitri tahun 2024, PT KAI Daop 8 Surabaya mencatat sebanyak 10.659 orang penumpang telah dan akan berangkat dari Stasiun Mojokerto.
Ribuan penumpang itu mulai memadati Stasiun Mojokerto dalam periode angkutan Lebaran mulai 31 Maret hingga 21 April mendatang.
Jumlah penumpang yang menggunakan jasa Kereta Api (KA) itu diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan semakin dekatnya waktu Lebaran Idul Fitri 2024.
Berdasarkan pantauan, ratusan penumpang mulai nampak sibuk dengan aktivitasnya di Stasiun Mojokerto selama hari Rabu (3/4) lalu.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyatakan hingga sepekan menjelang Lebaran kemarin, tercatat ada sebanyak 403 orang penumpang yang meninggalkan Kota Mojokerto dengan menggunakan sarana transportasi KA.
“Sedangkan penumpang yang turun di Stasiun Mojokerto berdasarkan data per hari Rabu (3/4) kemarin sebanyak 400 penumpang,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group).
Menurut Luqman, peningkatan jumlah penumpang KA di Stasiun Mojokerto itu terpantau mulai terjadi sejak hari Minggu (31/3) lalu. Sejak hari itu juga, pihak KAI mulai menetapkan masa angkutan Lebaran tahun 2024.
Periode angkutan Lebaran itu ditandai dengan lonjakan jumlah penumpang KA yang berlaku selama empat pekan ke depan atau hingga 21 April mendatang.
Prediksi itu berdasarkan masih tingginya pemesanan tiket KA untuk hari pascalebaran.
Luqman menyatakan bahwa selama masa periode angkutan Lebaran, terdapat sebanyak 10.659 penumpang yang berangkat dari Stasiun Mojokerto.
Para penumpang itu masih didominasi untuk destinasi tujuan luar kota dan luar provinsi.
“Mayoritas destinasi tujuan penumpang di Stasiun Mojokerto didominasi KA arah Yogyakarta, Bandung, Jember, dan Banyuwangi,” tandasnya.