JawaPos.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang petani di Bekasi ditagih utang secara tiba-tiba.
Nilai utangnya tak main-main, petani ini ditagih utang senilai 4 Miliar rupiah.
Dilansir dari akun instagram @folkjawabarat (17/1), petani tersebut bernama Kacung Supriatna berusia 63 tahun yang berprofesi sebagai petani.
Petani tersebut merupakan warga Kampung Cikarang Jayamulya, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kacung menjelaskan bahwa dirinya didatangi 3 orang dan menyerahkan sebuah kertas berisi tagihan utang senilai 4 miliar.
"Yang kesini 3 orang, bawa surat fotocopy, dan melakukan tagihan 3 miliar lebih dan hampir 4 miliar," ucapnya dalam video tersebut.
Baca Juga: Mardiono Rayakan Harlah ke-51 PPP dengan Dialog Bersama Petani dan Warga di Kabupaten Pesawaran
Kacung juga menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah sama sekali meminjam uang sebanyak itu.
"Saya gak pernah pinjam, 100 ribu aja saya gak pernah pinjam," ucapnya.
"Itu yang datang katanya dari bank asal Jakarta," tambahnya.
Baca Juga: Serahkan Bantuan Traktor di Jambi, Mardiono: Kemandirian Pangan Harus Diperjuangkan Bersama Petani
Kacung mengaku tidak pernah sama sekali meminjam uang kepada lembaga keuangan BUMN yang kabarnya merupakan PT Askrindo Kredit Indonesia.
Diketahui juga dia sempat urus pemecahan sertifikat yang sampai kini tak kunjung selesai.
Kacung menjabarkan, penagihan yang dialaminya itu mulai tahun 2021 dan hingga saat ini.
Dirinya juga belum mengetahui pihak mana yang menggunakan identitas maupun sertifikat miliknya tersebut sebagai jaminan untuk pinjaman tersebut.