JawaPos.com – Momen Natal dan Tahun Baru membawa rezeki melimpah bagi berbagai orang termasuk para warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Semarang.
Para warga binaan LPP Semarang kebanjiran berbagai pesanan bakery dan pastry, seperti hotdog, zupa soup, burger, dan sebagainya saat momen Natal dan Tahun Baru 2024.
Mengutip Radar Semarang (Jawa Pos Group), Kasi Kegiatan Kerja LPP Semarang, Rini Sulistyowati, mengatakan, pesanan bakery dan pastry datang dari warga binaan untuk menyambut kunjungan saat Natal maupun dari petugas lapas. Selain itu, juga mendapat pesanan dari luar LPP.
"Saat ini masih dalam proses produksi untuk memenuhi pasar di dalam lapas sendiri, bahkan sudah mulai untuk membuatkan pesanan dari luar," ucapnya.
Pada tahun ini pembinaan bakery mendapatkan dukungan dari luar sehingga kegiatan kerja semakin maju.
Menurunnya kepercayaan masyarakat datang karena produk pangan LPP Semarang yang dijual telah memiliki izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Dengan adanya izin PIRT dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing di pasaran produk para warga binaan LPP Semarang.
Kepala LPP Semarang, Kristina Hambawani, mengatakan, keuntungan yang didapatkan dari penjualan bakery sebagian diberikan kepada warga binaan yang turut membuat bakery dan sisanya disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Ia pun menuturkan jika kegiatan ini merupakan pembinaan kemandirian untuk menjadikan warga binaan memiliki karya.
“Dengan begini, kesan narapidana sebagai penyakit masyarakat pun bisa dihilangkan,” pungkasnya.