← Beranda
Akibat Gunung Marapi Erupsi, Rumah Warga Sempat Dihujani Kerikil
Tazkia Royyan HikmatiarSenin, 4 Desember 2023 | 00.21 WIB
ILUSTRASI: Gunung Marapi yang terletak di Sumbar terlihat mengeluarkan abu vulkanis dengan ketinggian mencapai 300-700 meter. (Istimewa)

JawaPos.com - Gunung Marapi yang berada di antara Kabupaten Agam dan Tanahdatar, Sumatera Barat (Sumbar), mengalami erupsi pada Minggu (3/12) sore tadi. Akibatnya, salah satu warga yang menyaksikan ledakan itu, Tata, mengatakan bahwa hujan kerikil sempat terjadi hingga ke kediamannya di Kecamatan Sungai Pua, Agam.

"Datang hujan kerikil imbas dari erupsinya," kata Tata saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (3/12).
 
Tak hanya itu, ia menceritakan bahwa turunnya hujam kerikil itu disertai bau tak enak di sekitaran rumahnya.  "Disertai bau belerang menyengat di sekitaran rumah," ungkapnya. 
 
Baca Juga: Kaesang Dititipkan Kiswah oleh Habib Hussein untuk Presiden Jokowi
 
Senada dengan Tata, warga lain, yaitu Miftakhul Muslih mengatakan bahwa kediamannya juga sempat dihujani kerikil. Padahal, jarak rumahnya berada di Kecamatan Canduang, Agam, ke Gunung Marapi sekitar 10 km. 
 
"Kondisi di rumah saya terkena hujan kerikil. Tapi sekarang mulai membaik. Hujan abu juga sudah mulai berhenti," paparnya.
 
Sebelumnya, Gunung Marapi yang berada di antara Kabupaten Agam dan Tanahdatar, Sumatera Barat (Sumbar), dilaporkan mengalami erupsi pada Minggu (3/12) sore tadi. Dentuman keras terdengar seketika bersamaan dengan asap yang langsung membumbung tinggi. 
 
Baca Juga: Airlangga Targetkan Indonesia jadi Pemasok Ekspor Mobil Listrik
 
Menurut salah satu warga, Tata, yang melihat secara langsung erupsi Gunung Marapi, letusan mulai terdengar pada pukul 14.54 WIB. Ia mengatakan bahwa mulanya terdengar suara gemuruh besar.
 
"Sekitaran pukul 14.54 terdengar gemuruh seperti hujan besar diiringi goncangan yang cukup kuat," katanya saat dihubungi JawaPos.com, Minggu (3/12).
EDITOR: Bintang Pradewo