← Beranda
Resmi Ditetapkan! Berikut Besaran UMK 2024 di Wilayah Jawa Timur
Ashadi CakhyadiJumat, 1 Desember 2023 | 14.46 WIB
UMK. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) telah memutuskan besaran upah minimum kabupaten/kota (UMK) untuk tahun 2024.

Dilansir dari Antara pada Jumat (1/12), besaran UMK 2024 di Provinsi Jawa Timur diumumkan setelah ditetapkan dalam Surat Keputusan Gubernur Jatim Nomor: 188/656/KPTS/013/2023 tanggal (30/11/2023). 

Adhy Karyono selaku Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Jatim mengungkapkan penetapan besaran UMK 2024 telah memperhatikan kondisi riil di masing-masing daerah kabupaten/kota setempat.

Kenaikan UMK di Jatim rata-rata mendekati 6,3 persen, seperti halnya upah minimum provinsi (UMP) yang lebih dulu ditetapkan belum lama lalu.

"Pertimbangannya terkait pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah kabupaten/ kota.  Selain itu juga mempertimbangkan tingkat inflasi, serta kebutuhan beban rumah tangga," ujar Adhy di Surabaya, Kamis (30/11) malam.

Sekdaprov Adhy menyatakan bahwa penetapan UMK 2024 telah memperhatikan keadilan, meliputi kelanjutan dunia usaha, nasib buruh di wilayah tertentu yang masih rendah dan tidak sesuai dengan beban pengeluaran.

"Penetapan UMK 2024 di 38 daerah kabupaten/kota telah berkeadilan dengan mempertimbangkan stabilitas iklim usaha di Jatim yang kondusif," tuturnya.

Tercatat Kota Surabaya menjadi UMK dengan besaran tertinggi di wilayah Jatim, yaitu Rp4,7 jutaan. Diikuti empat daerah di wilayah yang disebut sebagai Ring 1 Jatim, yaitu Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Pasuruan dan Mojokerto, masing-masing sebesar Rp4,6 jutaan. 

Kemudian, empat daerah di wilayah yang biasa disebut sebagai Ring II Jatim UMK-nya di kisaran Rp3,3 jutaan, yaitu Kota Malang, Pasuruan dan Kabupaten Malang. Selain itu Kota Batu sebesar Rp3,1 jutaan. 

Sementara itu, dua daerah di Jatim tercatat UMK-nya paling rendah di kisaran Rp2,1 jutaan, yaitu Kabupaten Pacitan dan Situbondo.

 

Daftar lengkap UMK 2024 di wilayah Jatim:

1. Kota Surabaya Rp4,725,479 

2. Kota Gresik Rp4.642.031 

3. Kabupaten Sidoarjo Rp4.638.582 

4. Kabupaten Pasuruan Rp4.635.133 

5. Kabupaten Mojokerto Rp4.624.787 

6. Kabupaten Malang Rp3.368.275 

7. Kota Malang Rp3.309.144 

8. Kota Pasuruan Rp3.138.838 

9. Kota Batu Rp3.155.367 

10. Kabupaten Jombang Rp2.945.544 

11. Kabupaten Probolinggo Rp2.806.955 

12. Kabupaten Tuban Rp2.864.225 

13. Kota Mojokerto Rp2.832.710 

14. Kabupaten Lamongan Rp2.828.323 

15. Kota Probolinggo Rp2.701.086 

16. Kabupaten Jember Rp2.665.392 

17. Kabupaten Banyuwangi Rp2.638.628 

18. Kota Kediri Rp2.415.362 

19. Kota Blitar Rp2.330.000 

20. Kabupaten Bojonegoro Rp2.371.016 

21. Kabupaten Tulungagung Rp2.320.000 

22. Kabupaten Lumajang Rp2.281.469 

23. Kota Madiun Rp2.274.277 

24. Kabupaten Kediri Rp2.340.668 

25. Kabupaten Nganjuk Rp2.258.455 

26. Kabupaten Sumenep Rp2.249.113 

27. Kabupaten Blitar Rp2.256.050 

28. Kabupaten Madiun Rp2.243.291 

29. Kabupaten Magetan Rp2.238.808 

30. Kabupaten Ponorogo Rp2.235.311 

31. Kabupaten Pamekasan Rp2.221.135 

32. Kabupaten Pacitan Rp2.199.337 

33. Kabupaten Sampang Rp2.182.861 

34. Kabupaten Ngawi Rp2.241.054 

35. Kabupaten Bondowoso Rp2.183.590 

36. Kabupaten Trenggalek Rp2.223.163 

37. Kabupaten Situbondo Rp2.172.287 

38. Kabupaten Bangkalan Rp2.240.701

 

EDITOR: Bintang Pradewo