← Beranda
Penyerang Polres Banyumas Diduga Bagian dari JAD
Yusuf AsyariKamis, 13 April 2017 | 01.54 WIB
Pelaku melukai Bripka Karsono yang terjatuh saat kejar kejaran dengan pelaku dihalaman Mapolres Banyumas (11/4). Anggota Polisi lainnya berhamburan keluar dan mengejar pelaku yang tengah melukai Bripka Karsono.

JawaPos.com - Polres Banyumas telah menangkap Muhammad Ibnu Dar (22), warga Karangaren RT 2 RW 1 Kutasari, Purbalingga. Dia adalah peaku penyerangan Polres Banyumas, Purwokerto, Jawa Tengah  pada Selasa (11/4) kemarin.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menegaskan bahwa Muhammad Ibnu Dar terindikasi jaringan dari kelompok teror Jamaah Anshorut Daulah (JAD). "Dari interogasi sementara pada tersangka penyerangan ini juga merupakan bagian dari jaringan JAD," kata Tito di Jakarta Pusat, Rabu (12/4).

Pria kelahiran Palembang ini menambahkan, penyerangan di Mapolres Banyumas diduga sebagai reaksi dari penangkapan tiga terduga teroris di Lamongan dan penembakan enam teroris di Tuban, Jawa Timur.

"Untuk sementara ini kita duga ada hubungannya dengan peristiwa yang di Lamongan dan Tuban. Terutama yang penangkapan di Lamongan. Itu kan salah satu pimpinan daripada JAD," ucap mantan Kapolda Papua ini.

Dia juga berkata bahwa pihaknya juga telah menggeledah rumah dari Muhammad Ibnu Dar dan menemukan sejumlah barang bukti berupa rangkaian bahan pembuat bom.

"Di rumahnya digeledah jg ada rangkaian bom-bom, kemudian upaya-upaya dia untuk membuat bom panci dan lain-lain," tambah Tito.

Diketahui bahwa Ibnu Dar menyerang Polres Banyumas ketika anggota di sana sedang berkumpul. Beda dengan serangan sebelumnya yang menggunakan bom dan senjata api, Ibnu menyerang dengan menggunakan parang dan melukai dua anggota Polri. (elf/JPG)

EDITOR: Yusuf Asyari