JawaPos.com - Pemkab Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), memberikan tawaran kepada sejumlah dokter internship yang berjumlah 18 orang apabila ingin melanjutkan karier sebagai dokter umum di RSUD Panglima Sebaya. “Kami kekurangan dokter umum. Setidaknya, diperlukan 15 tenaga dokter baru. Sekarang ada delapan orang dan tiga bantuan dari berbagai puskesmas,” kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Paser Aji Sayid Fathur Rahman baru-baru ini.
Direktur Utama (Dirut) RSUD Panglima Sebaya Ida Bagus Ngurah Eka Wesnawa menambahkan, rumah sakit sejatinya tidak boleh kekosongan tenaga dokter umum. Agar pelayanan maksimal dapat dilaksanakan, makanya diperlukan tambahan dokter 15 orang.
“Dari 18 orang yang ada, hanya ada dua orang yang bersedia mengabdi di Paser. Itu pun hanya satu yang pasti. Satunya lagi hanya bisa enam bulan karena sudah terikat kontrak di tempat lain,” beber Eka.
Diketahui, dokter internship adalah yang baru lulus dari perguruan tinggi dan melakukan praktik selama satu tahun rumah sakit. Dengan status sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang mengelola keuangan sendiri, RSUD Panglima Sebaya diharapkan mampu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk dengan menambah jumlah dokter untuk pelayanan. (*/jib/ica/k11/fab/JPG)