← Beranda
Dua Titik Jalur Alternatir Kendal-Semarang Longsor
Yusuf AsyariSelasa, 14 Februari 2017 | 18.05 WIB
Hujan deras sepekan terakhir di wilayah Kabupaten Kendal menyebabkan terjadinya longsor di dua titik di Jalan Alternatif Kendal-Semarang.

JawaPos.com - Hujan deras sepekan terakhir di wilayah Kabupaten Kendal menyebabkan terjadinya longsor di dua titik di Jalan Alternatif Kendal-Semarang. Longsor tersebut membahayakan pengguna jalan yang melintas. Warga membuat batas berupa tong sebagai peringatan untuk hati-hati.

Titik pertama longsor berada tak jauh dari bekas Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan. Longsor di tempat tersebut menyebabkan talud beton jalan sepanjang sekitar 20 meter roboh. Sedangkan longsor pada titik kedua, setengah kilometer terjadi tak jauh dari tempat pembuangan akhir (TPA) Sampah Darupono. Yakni, tanah berada di bawah jalan beton berlubang sepanjang dua meter.

"Tanah di sini (dekat kantor kecamatan) bergerak. Sedangkan di dekat TPA Sampah Darupono tergerus air sehingga jalan beton mengambang tiga meter. Jalur ini banyak dilewati bus dan truk-truk besar dan sangat membahayakan, jadi kami lakukan beri tanda tong dengan memberlakukan sistem buka tutup jalan," kata dia, Senin (13/2).

Camat Kaliwungu Selatan, Akhmadi, mengaku sudah melaporkan kondisi jalan Darupono yang tergerus pada Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Kendal. "Jalan di tikungan depan bekas kantor kecamatan itu masih tanggungjawab pemborong tetapi kalau jalan beton yang tanah di bawahnya tergerus jadi tanggungjawab Pemkab. Longsor di dua titik itu sudah saya laporkan," kata dia.

Terpisah, Plt Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kendal, Winarno, mengatakan, pihaknya sudah menghubungi pemborong jalan Desa Darupono yang terkena longsor sebab pembangunan talud di area tersebut masih jadi tanggungjawab pemborong.

"Sudah ditinjau jalan longsor di Jalan Beton yang tanahnya tergerus itu tadi. Jalan itu tanggungjawab kami, dan segera setelah pengecekan akan kami perbaiki," ungkap dia. (nur/yuzJPG)

EDITOR: Yusuf Asyari