← Beranda
Dicabik-cabik Beruang, Bahrul Lolos dari Maut Karena Pura-pura telah Mati
Mohamad Nur AsikinRabu, 1 Februari 2017 | 08.50 WIB
Kondisi Bahrul setelah mendapat perawaran di RSUD Raden Mataher Jambi.

JawaPos.com  - Sungguh malang nasib yang di alami Bahrul (46), warga Desa Sungai Toman, Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjabtim, yang diserang beruang saat tengah menyadap karet di kebunnya.  Karena mengalami luka serius, korban akhirnya dilarikan Ke Rumah Sakit Umum Raden Mataher Jambi.


Dari data yang berhasil di himpun Jambi Ekspres (Jawa Pos Group),  kejadian  tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 Wib Senin pagi, dimana saat itu korban tengah menyadap karet.


Namun,  tiba -tiba  datang  seekor beruang di kebun karetnya. Korbanpun berusaha untuk menghalau beruang tersebut.


Naas, bukannya lari, beruang  itu justru menyerang korban dengan beringas.  Akibatnya korban mengalami luka sobek di kedua betis kakinya dan Bagian kepala hingga harus mendapat perawatan Intensip.


"Ya, lagi Motong, Ado beruang. Di halaunya, beruang tu malah melawan dan menerkam dionyo," ujar  Asep (26) keponakan korban saat di temui Koran ini di RSUD Raden Mataher Jambi.


Menurut  Asep , saat itu korban  tidak bisa berbuat banyak karena dengan beringas binatang tersebut langsung menerkamnya. 


"Dio, la manjat  tapi tetap di kejarnya ke atas sambil gigit kakinya, tak kuat menahan berat sehingga terjatuh. Saat terjatuh itulah kaki kiri saya digigit. Sambil berusaha melawan, namun dia hanya bisa pasrah dan pura – pura mati saat itu, entah binatang buas ini takut atau apa, akhirnya berlari meninggalkan saya yang kesakitan," kata Suparman.


Ditambahkannya, korban saat itu sempat di larikan ke Puskesmas Simpang Tuan, karena kondisi korban mengalami luka para maka di haruskan untuk di bawa ke rumah sakit umum Raden Mataher.


“Jam 11.00 Wib tadi kito bawa kesini, tapi sebelumnya kita bawa ke Puskesmas simpang Tuan dulu. Karena lukonyo parah maka kita bawak kesini,”tambahnya.


“Kedua kakinya sobek di bagian betis, yang kiri sampai ke tulang, kena gigit,  tapi di bagian kepala di cakar, keliatannya sampe ke tulang kepala cakarannya,”tandasnya.(amn/nas/JPG)

EDITOR: Mohamad Nur Asikin