← Beranda
Ketika Korban Berteriak, Copet Pasar Terapung Tak Bisa Berkutik, Kini Nasibnya...
Fadhil Al BirraRabu, 25 Januari 2017 | 05.56 WIB
Pelaku copet Anto (tengah) saat diamankan di Polsek Banjarmasin Tengah, Minggu (23/1).

JawaPos.com - Seorang copet yang tertangkap di tengah keramaian di siring Pasar Terapung, Jalan Piere Tandean, Banjarmasin Tengah. Ketika itu korban yang bernama Khairul Abdi Saputra (26), warga Jalan Veteran, Kelurahan Sungai Lulut, bersama istri dan anaknya sedang menikmati liburan.


Saat berjalan sambil menggendong anaknya yang berumur 14 bulan, tiba-tiba, istrinya, Kiki Rizky Amalia berteriak. “Eh kalung anak saya,” katanya sambil menunjuk seorang laki-laki.


Setelah dilihat, ternyata kalung emas berat 13 gram tidak ada lagi di leher anaknya. Tak pelak, pengunjung yang melihat langsung menangkap si copet. Beruntung, saat itu ada aparat polisi, jika tidak entah bagaimana nasib si copet.


Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Tengah Iptu Adi Agus Apriyoga menjelaskan, pelaku langsung digiring ke Mapolsek Banteng. “Dia sempat dipukuli, tetapi tidak lama. Kami langsung mengamankan,” ungkap Agus dikutip dari Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group), Selasa (24/1).


Diketahui,  pelaku bernama Anto, warga Jalan Kelayan A Gang Rahmi Ujung,  Kelurahan Murung Raya RT 18,  Banjarmasin Selatan. Ia ternyata sudah pernah dua kali masuk penjara dalam kasus yang sama.


Pelaku saat diwawancarai mengaku bahwa dia melakukan pencopetan karena untuk keperluan hidup. “Saya kepepet melakukan ini, saat lengah langsung saya potong kalung tersebut pakai gunting, anak tersebut melihat karena masih kecil dia diam saja, tetapi ibunya melihat,” ucapnya. (mr-147/fab/JPG)

EDITOR: Fadhil Al Birra