← Beranda
Seorang Santri Tewas Saat Hendak Setrum Ikan
Fadhil Al BirraSenin, 23 Januari 2017 | 02.06 WIB
Ilistrasi

JawaPos.com - Umur memang tak ada yang tahu. Termasuk yang menimpa Syaifudin, warga asli Desa Korek, Sungai Ambawang. Pria 16 tahun yang merupakan seorang santri Pesantren Ummul Quro, Desa Sungai Purun Kecil, Kecamatan Sungai Pinyuh, Mempawah, itu meninggal dunia saat hendak menyetrum ikan.


"Informasi kita dapatkan pada saat laporan pengurus pesantren," ujar Paur Humas Polres Mempawah, Ipda Imam Widhiatmoko dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Minggu (22/1).


Imam menuturkan, pihaknya mendapatkan laporan dari pengurus pesantren bahwa salah seorang santrinya bernama Syaifudin (16), warga asli Desa Korek, Sungai Ambawang, meninggal dunia karena kesetrum. Polsek Sungai pinyuh langsung mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi mata. 


"Kita mendalami saksi-saksi mata yang ada pada saat kejadian, saksi yang melihat pada saat itu Husni dan Agus yang merupakan santri," ungkapnya.


Dijelaskannya, Syaifudin menjalani rutinitas seperti biasa. Setelah itu ke kolam di belakang pesantren dan berniat menyetrum ikan. "Dengan menyambungkan ke terminal mesin air. Ia kesetrum dan langsung kejang-kejang," terangnya.


“Kawan santri tersebut sempat membawa ke Puskesmas Sungai Purun Kecil, namun nyawanya tidak tertolong," imbuhnya. Ditambahkan Kapolres, pihak keluarga yang diwakili abang kandung korban menyatakan tidak akan melakukan penuntutan terhadap pesantren. (sky/fab/JPG)

EDITOR: Fadhil Al Birra