JawaPos.com - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) terus mencari aktor intelektual pembakaran markas Ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi menilai, 12 orang pelaku yagn ditahan sejak kemarin bukanlah otaknya.
Kapolda Jawa Barat Irjen Anton Charliyan menegaskan akan menindak tegas pelaku dan tak akan tebang pilih. "Kami sudah menahan 12 orang pelaku, tapi ini bukan otaknya. Saat ini masih kami selidiki dan dalami pelaku intelektualnya," kata Anton, Minggu(15/1).
Anton menegaskan, pengrusakan dan pembakaran markas GMBI oleh simpatisan ataupun anggota FPI terkait isu pengeroyokan anggota FPI dan kendaraan milik FPI. "Padahal bukan anggota GMBI yang melakukan tetapi ada ormas lainnya, dan saat ini sudah diproses di Mapolrestabes Bandung," tandasnya.(nif/rmol/mam/JPG)