JawaPos.com--Delapan siswi sekolah dasar di Kotamobagu, Sulut menjadi korban pencabulan oleh seorang petugas kebersihan sekolah, Uwe (49). Uwe memeluk, mencium dan menggerayangi para korbannya di lingkungan sekolah.
Akhirnya tindakan itu ketahuan juga sehingga Uwe pun dilaporkan oleh beberapa orang tua korban ke Polres Bolmong, Selasa (29/9).
Kasus ini mulai tercium setelah kalangan siswa dan guru di sekolah itu mulai heboh tentang tindakan tidak pantas yang dilakukan Uwe terhadap beberapa siswi.
Hanya saja, tidak diketahui pasti asal mula kehebohan tersebut. JS, orang tua dari salah seorang siswi yang mendengar isu tersebut kemudian merasa penasaran. Ia lalu mencoba menanyakan kepada anaknya, sebut saja Sisi (5).
“Saya kaget saat anak saya mengaku dirinya juga menjadi korban cabul,” tutur JS. Karena itulah JS lalu melapor ke polisi.
Menurut para orang tua korban, kasus ini sebenarnya telah dilaporkan ke pihak sekolah sejak Agustus lalu. Sayangnya, pihak sekolah seakan tidak menggubris laporan mereka.
Sementara itu, saat dikonfirmasi, Kapolres AKBP William Simanjuntak melalui Kasubag Humas AKP Syaiful Tammu mengatakan, laporan dugaan pencabulan itu sudah diterima pihaknya.
“Nantinya akan kami proses berdasarkan keterangan para korban. Saat ini kasus cabul ini sedang ditangani penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA),” tandasnya. (mg24/mly/jpg)