JawaPos.com- Mereka juga kontingen Indonesia di SEA Games 2017. Namun, fasilitas yang mereka terima berbeda. Tim loncat indah Indonesia yang Kamis pagi (24/8) berlatih di Aquatic Center Bukit Jalil, Kuala Lumpur, harus memesan jasa taksi online sendiri untuk berangkat dan pulang latihan.
Padahal, setiap kontingen seharusnya mendapat jatah antar jemput untuk latihan maupun bertanding.
’’Sebenarnya manajer sudah minta, tapi belum ada respons. Mungkin masih didahulukan untuk yang tanding-tanding,’’ ucap Ronaldy Herbiantoro, pelatih tim loncat indah Indonesia.
Gara-gara naik taksi online, para atlet renang indah harus berjalan kaki cukup jauh dengan cuaca terik. Jaraknya sekitar 500 meter dari aquatic center menuju pintu masuk stadion utama Bukit Jalil. Sebab, selama SEA Games berlangsung, kendaraan umum ataupun pribadi memang dilarang masuk ke area stadion.
’’Daripada jatah latihan di venue pertandingan hangus, saya inisiatif saja langsung pesan (taksi online),’’ ujar Robin, sapaan Ronaldy Herbiantoro.