← Beranda
Polina Liutikova Diharap Bawa BVN ke Final Four Proliga 2017
Irawan Dwi IsmunantoKamis, 19 Januari 2017 | 04.37 WIB
Polina Liutikova tiba Rabu (18/1) petang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten.

JawaPos.com - Misi Batam Sindo BVN untuk berbicara banyak pada Proliga 2017 dibuktikan dengan memboyong pemain asing asal Ukraina, Polina Liutikova. Dia diharapkan bisa mengangkat kualitas permainan tim sekaligus membawa BVN meraih target menembus final four.


Polina yang juga mantan pemain tim nasional junior Ukraina tiba Rabu (18/1) petang di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. Dia disambut manajemen BVN, di antaranya pelatih Dadang Sudrajat.


"Meski baru melihat rekaman pertandingan video di Liga Filipina, saya yakin dia cepat tune-in dengan pemain BVN lainnya. Dengan tingi badannya (197 cm), saya berharap Polina mampu melakukan blok dengan baik," ujar Dadang.


Menyinggung soal target, Dadang berharap tim asuhannya mampu menembus final four. Pada musim kompetisi lalu, BVN berada di posisi buncit dari lima peserta putri.


Polina yang baru pertama kali datang di Indonesia mengaku akan bermain maksimal untuk tim BVN. "Saya senang bisa datang dan bermain di Indonesia," kata Polina.


Tim putri BVN sendiri rencananya masih akan menambah satu pemain asing lagi, tapi belum disebutkan siapa yang akan menyusul.



Biodata Polina Liutikova


Lahir: 29.05.1989


Negara: Ukraine


Tinggi: 197 cm


Berat: 78 kg


Status:  Single


Bahasa: Inggris, Russian, Italia, Polish


Posisi: Outside Hitter


Status EU-Player: Non-EU-Player


Jangkauan Spike: 320 cm


Jangkauan Block: 315 cm



KARIER KLUB


2004/07    Jinstra Odessa        Ukraina  


2007/08    Stinol Lipeck        Rusia    


2008/09    Impuls Volgodonsk    Rusia    


2009/10    Urbino            Italia    


2010         Osmo Vicenza        Italia    


2010/11    Tomis Constanta        Rumania    


2011/12    Stal Mielec        Polandia  


2012/15    Orbita Zaporozhia    Ukraina    


2015/16    Gumushane sport club    Turki    


2016        Gernerika lifesavers    Filipina


(ira/JPG)

EDITOR: Irawan Dwi Ismunanto