JawaPos.com - Setiap tahunnya, penghargaan individu selali menghiasi pagelaran kompetisi bola voli Proliga. Tak terkecuali tahun ini. Sebagai barometer menentukan siapa-siapa saja yang berhak meraih penghargaan individu, pihak Proliga menggunakan software VIS (Volleyball Information System) yang memperlihatkan statistik permainan.
Adanya penghargaan individu memang bertujuan untuk memotivasi para pemain untuk menampilkan permainan terbaik dan menjaga atmosfer sportivitas dalam persaingan. Tak ubahnya tahun lalu, Proliga tahun ini juga menganugerahkan berbagai penghargaan individu.
Wakil Direktur Proliga Reginald Nelwan menuturkan, terdapat delapan kategori penghargaan yang akan diserahkan kepada pemain yang terpilih. Kategori tersebut adalah The Best Serve, The Best Libero, The Best Tosser, The Best Spiker, The Best Blocker, The Best Point, The Best Coach, dan Most Valuable Player (MVP). “Nanti, mereka akan dapat bonus sebesar Rp 5 juta. Kecuali MVP yang akan mendapat Rp 10 juta,” jelas Regi, sapaannya.
Rencananya, enam kategori penghargaan akan diserahkan seusai final four bergulir di Bandung, 14-16 April mendatang. Sementara penghargaan MVP dan The Best Coach akan diumumkan seusai laga final di Jogja (23/4) mendatang. “Sebagai kriteria penilaian, kami menggunakan software VIS (Volleyball Information System) yang memperlihatkan statistik permainan mereka,” jelas Regi.
Regi menambahkan, Proliga memang tidak menambah nominal bonus penghargaan individu. Sebab, Regi menilai bahwa kemenangan dalam pertandingan bola voli adalah hasil kerja sama tim, bukan perorangan. “Kalau bonus individu dinaikkan, saya khawatir menimbulkan rasa iri di antara pemain. Malah membuat kacau,” paparnya. (tif/ady/ira/JPG)