JawaPos Radar

Pengedar Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

14/10/2018, 11:03 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Tersangka Narkoba
IS alias Iwan, 41, saat diamankan aparat Polsek Tualang dalam operasi Antik 2018, Sabtu (13/10) malam. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Polsek Tualang gencar melakukan pemberantasan narkoba. Sabtu (13/10) malam, aparat menangkap dua orang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba. Namun salah satunya berhasil kabur dengan tangan terborgol.

Kedua pria yang ditangkap adalah IW alias Iwan, 41, dan Pian. Keduanya ditangkap di Jalan Feri Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Sedangkan pelaku yang berhasil melarikan diri adalah Pian.

Kasat Reserse Narkoba Polres Siak AKP Herman Pelani mengatakan, penangkapan bermula dari informasi masyarakat. "Kemudian kami melakukan penyelidikan. Didampingi RT setempat, kami menggeledah rumah Iwan dan menemukannya bersama Pian dengan barang bukti narkoba," kata Herman, Minggu (14/10).

Adapun barang bukti yang diamankan di antaranya tiga paket sabu-sabu, 19 plastik klip ukuran kecil, kaca pirex, dua unit handphone, uang tunai Rp 200 ribu, alat isap sabu (bong), sebuah mancis rakitan untuk membakar sabu.

"Kami lakukan pengembangan setelah mendapatkan informasi dari Iwan kalau barang haram tersebut dia dapat dari AL. Lalu anggota pergi bersama Pian untuk mencari keberadaan AL," jelasnya.

Namun sewaktu dalam perjalanan, Pian meloncat dari sepeda motor yang dibawa anggota. Ia melarikan diri ke semak-semak dengan tangan terborgol ketika anggota membubarkan sekelompok anak motor yang sedang tawuran di tengah jalan.

"Kami sudah berusaha mencari tapi tidak ditemukan. Akhirnya kami membawa Irwan dengan mobil ke rumah AL. Di sana, kami melakukan pengecekan dan bertanya kepada istri AL. Namun ternyata ia tidak di rumah," papar Herman.

Selanjutnya, petugas membawa Iwan ke Mapolsek Tualang. Ia akan diperiksa guna penyidikan lebih lanjut. Sedangkan Pian dan AL sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Kami akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan statusnya. Kemudian menimbang barang bukti di pegadaian serta berkoordinasi dengan JPU (Jaksa Penuntut Umum). Selain itu, kami sedang mencari keberadaan Pian dan AL," pungkas mantan Kasat Reskrim Polres Pelalawan ini.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up