JawaPos Radar

Soal Andi Arief, PSI: Koalisi Prabowo-Sandi 2 Kali Gol Bunuh Diri

13/10/2018, 22:17 WIB | Editor: Estu Suryowati
Soal Andi Arief, PSI: Koalisi Prabowo-Sandi 2 Kali Gol Bunuh Diri
Prabowo Subianto diapit Sandiaga Uno dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Issak Ramadhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief melemparkan komentar nyinyir kepada capres yang diusungnya, yakni Prabowo Subianto. Andi menilai mantan Danjen Kopassus itu 'ogah-ogahan' melakukan kampanye di Pilpres 2019.

Menanggapi hal itu, politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Guntur Romli mengibaratkan dalam pertandingan sepak bola, kubu Prabowo-Sandi telah melakukan bunuh diri. Sebab, di sana ada Andi Arief dengan komentarnya yang tak jarang nyelekit itu.

"Saya juga agak heran. Bagi saya mungkin itu adalah gol bunuh diri," ujar Guntur saat ditemui usai diskusi di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (13/10).

Soal Andi Arief, PSI: Koalisi Prabowo-Sandi 2 Kali Gol Bunuh Diri
Kubu Prabowo-Sandi dianggap berkali-kali melakukan gol bunuh diri karena pernyataan kontroversial anggota koalisinya. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Menurut Guntur, bukan kali ini saja koalisi Prabowo-Sandi ibarat melakukan gol bunuh diri. Gol bunuh diri yang dilakukan Andi Arief itu adalah yang kedua kali.

Sementara, gol bunuh diri pertama terjadi pada saat Prabowo dan petinggi di koalisinya mengomentari hoax Ratna Sarumpaet. Mereka sangat responsif, padahal aslinya, luka lebam ibunda Atiqah Hasiholan itu didapat karena bedah estetika, bukannya pengeroyokan.

"Jadi, sekarang ini malah Prabowo digolin oleh temennya sendiri, (yaitu) Andi Arief. Jadi, Andi Arief ini sudah berkali-kali melakukan gol bunuh diri," katanya.

Lebih lanjut Guntur menuturkan, PSI tidak ingin menilai bahwa Koalisi Adil dan Makmur tidak solid adanya kritikan dari anak buah Susilo Bambamg Yudhoyono (SBY) itu. Namun Guntur hanya merasa prihatin dengan Prabowo dan timnya.

"Bukan nggak solid. Tapi itu bagian dari bunuh diri. Kami melihat itu prihatin saja," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up