JawaPos Radar

Genset Rusak, Warga Kampung Monggak 10 Hari Tanpa Listrik

Pemerintah Diminta Turun Tangan

13/10/2018, 19:06 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Listrik Padam
LISTRIK PADAM: Warga di Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Kepulauan Riau beribadah dengan penerangan minim lantaran tidak ada listrik. (Boni Bani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Warga Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sudah lebih dari 10 hari tanpa aliran listrik. Hal ini dikarenakan, genset yang selama ini menyuplai listrik untuk kampung Monggak mengalami kerusakan.

Karena ketiadaan listrik ini, suasana malam di kampung yang dihuni oleh masyarakat dari dua RT ini, gelap gulita. Hanya beberapa rumah saja yang nampak terang karena memiliki genset pribadi, selebihnya hanya terlihat cahaya redup dari lampu yang bersumber dari tenaga surya milik warga.

Masyarakat yang menjalankan salat, bahkan hanya diterangi satu bohlam, dimana lampu ini dihidupkan hanya pada waktu salat saja. Aki yang menyimpan tenaga listrik dari panel surya tersebut sudah tidak bisa bertahan lama karena termakan usia.

Tidak hanya kegelapan yang menemani masyarakat Monggak, aktivitas masyarakat pun banyak yang terganggu karena ketiadaan listrik. Mulai dari aktivitas hiburan seperti menonton televisi dan bermusik. Hingga aktivitas primer untuk pekerjaan masyarakat.

"Sengsara kami tak ada lampu, tak bisa ambil air, tak bisa cuci pakaian," kata Normah, 52, warga kampung Monggak yang ditemui di kediamannya, Sabtu (13/10).

Normah berharap ada perhatian dari pemerintah atas persoalan yang dihadapi masyarakat kampungnya. Ketiadaan listrik ini menyebabkan persoalan tambahan yang mengikutinya.

Sebelumnya, masyarakat kampung Monggak harus membayar uang sebesar Rp 50 ribu untuk dapat menikmati listrik selama satu minggu. Itu pun hanya untuk beberapa jam, dari pukul 18.00-23.00 WIB.

(bbi/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up