JawaPos Radar

Dugaan Kasus Korupsi Rendra Kresna

Salah Satu Saksi Akui Perusahaannya Pernah Dipakai Ali Murtopo

13/10/2018, 18:32 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Bupati Malang
PEMERIKSAAN: Pemilik CV Sawungaling, Mohammad Zaini Ilyas memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa penyidik KPK, Sabtu (13/1). (Tika Hapsari/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 8 orang saksi terkait dengan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang diterima oleh Bupati Malang Rendra Kresna, Sabtu (13/10). Mereka diperiksa terkait dengan penggunaan DAK tahun 2011 di bidang pendidikan. 

Salah satu saksi dari pihak swasta yang dimintai keterangan penyidik KPK adalah H Mohammad Zaini Ilyas. Pemilik CV Sawunggaling itu menjelaskan, sudah tiga kali ini dirinya diperiksa lembaga anti rasuah itu.

Pemeriksaan tersebut masih berkaitan dengan tersangka Ali Murtopo. Ali diduga memberikan suap pada Bupati Malang untuk sejumlah proyek pada DAK 2011. "Ali Murtopo itu Direktur-nya, sementara saya kan pemilik CV. Perusahaan saya kan dipakai Ali," kata Zaini, usai diperiksa penyidik.

Zaini mengaku, usai memenangi tender DAK dalam peningkatan mutu pendidikan pada 2011, dirinya memutuskan hubungan kerja dengan Ali Murtopo. Tepatnya setelah ada pencairan anggaran pemenangan tender tersebut. 

Dia menjelaskan, mendapatkan pencairan anggaran selaku pemenang tender sebesar Rp 8,8 miliar. Uang ini ditransfer ke rekening perusahaan milik Zaini. Kemudian, dana ini ditransfer sebanyak empat kali ke rekening Ali. 

Masing-masing Rp 3 miliar dalam transfer tahap pertama dan kedua. Kemudian Rp 1,8 miliar dan Rp 650 juta. Transfer ini dilakukan tahun 2012. 

Dari pemenangan tender itu, Zaini mengaku hanya mendapat bagian Rp 350 juta dari Ali Murtopo. Hal itu pula yang menjadi salah satu pertimbangan Zaini memutuskan hubungan kerja dengan Ali Murtopo. "Saya kemudian memutuskan kerja," kata dia. 

Dalam pemeriksaan itu, Zaini juga menyerahkan dua bendel rekening koran kepada KPK. Penyerahan barang bukti itu dikuatkan dengan Surat Tanda Penerimaan Barang Bukti (STPBB). STPBB ini bernomor STPBB/1669/DIK.01.05/23/10/2018. 

Zaini diperiksa selama sekitar lima jam. Dia mengaku tidak tahu berapa jumlah pertanyaan yang terlontar kepadanya.

(tik/JPC)

Alur Cerita Berita

Bupati Malang Dinilai Ksatria 13/10/2018, 18:32 WIB
Bupati Malang Mengaku Jadi Tersangka 13/10/2018, 18:32 WIB
KPK Geledah Pendopo Kabupaten Malang 13/10/2018, 18:32 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up