JawaPos Radar

Delegasi Saudi ke Turki Selidiki Khashoggi yang Hilang di Konsulat

13/10/2018, 17:36 WIB | Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Khashoggi, AS, arab saudi, wartawan hilang, wartawan, wartawan dibunuh,
Delegasi Arab Saudi telah tiba di Turki untuk menyelidiki hilangnya jurnalis Saudi Jamal Khashoggi. Sumber Saudi juga mengatakan seorang pejabat senior, Pangeran Khaled Al Faisal mengunjungi Turki (The Daily Star)
Share this image

JawaPos.com - Delegasi Arab Saudi telah tiba di Turki untuk menyelidiki hilangnya jurnalis Saudi Jamal Khashoggi. Sumber Saudi juga mengatakan seorang pejabat senior, Pangeran Khaled Al Faisal mengunjungi Turki pada Kamis, (11/10), untuk melakukan pembicaraan.

Pada hari yang sama Turki mengatakan, kedua negara telah sepakat untuk membentuk kelompok kerja gabungan atas prakarsa Riyadh. Kelompok tersebut dibentuk untuk menyelidiki kasus itu.

Kantor berita negara Saudi SPA kemudian mengutip seorang pejabat Saudi untuk menyambut persetujuan Turki atas permintaannya untuk membentuk tim. Presiden AS Donald Trump, berbicara kepada wartawan di Ohio, mengatakan dia belum berbicara dengan Raja Salman tentang hilangnya Khashoggi tetapi akan memanggilnya segera.

Khashoggi, AS, arab saudi, wartawan hilang, wartawan, wartawan dibunuh,
Kantor berita negara Saudi SPA kemudian mengutip seorang pejabat Saudi untuk menyambut persetujuan Turki atas permintaannya untuk membentuk tim (AFP)

"Ini adalah hal yang sangat serius dan kami melihatnya dengan sangat serius," kata Trump dilansir dari Reuters Sabtu (13/10).

Khashoggi memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahannya yang akan datang. Para pejabat Saudi mengatakan dia pergi tak lama kemudian tetapi para pejabat Turki dan tunangannya, yang menunggu di luar, mengatakan dia tidak pernah keluar.

Sumber-sumber Turki mengatakan bahwa penilaian awal terhadap polisi adalah bahwa Khashoggi, seorang pengkritik yang terang-terangan terhadap Pemerintah Saudi, sengaja dibunuh di dalam konsulat. Namun Riyadh telah menepis klaim tersebut.

SPA menyebut, Menteri Dalam Negeri Arab Saudi Pangeran Abdulaziz Bin Saud Bin Naif mengutuk kebohongan dan tuduhan tak berdasar terhadap kerajaan. Meskipun ia memuji penyelidikan bersama dengan Turki.

Delegasi Saudi, yang tiba di Turki, sedang bertemu seorang jaksa Turki yang menyelidiki kasus tersebut serta perwakilan dari Kementerian Kehakiman, Kementerian Dalam Negeri, polisi dan Badan Intelijen Nasional.

Presiden Recep Tayyip Erdogan sebelumnya mengatakan, Turki tidak bisa berdiam diri atas hilangnya Khashoggi dan meminta pejabat di Konsulat Saudi di Istanbul untuk membuktikan bahwa dia telah meninggalkan gedung itu.

Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan, Konsulat Saudi di Istanbul akan digeledah sebagai bagian dari penyelidikan.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up