JawaPos Radar

PLN Targetkan Listrik di Sulteng Pekan Depan Pulih 100 Persen

13/10/2018, 13:35 WIB | Editor: Kuswandi
Korban Gempa Sulteng
Korban gempa bumi di Sulteng, dievakuasi oleh petugas (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Direktur Bisnis Regional Sulawesi PLN, Syamsul Huda, menargetkan aliran listrik di wilayah terdampak bencana dapat pulih 100 persen pada pekan depan. Hal ini menyusul usai terjadinya gempa dan tsunami di wilayah Kota Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah.

Saat ini, dari 2.211 gardu listrik yang ada sebanyak 1.918 gardu atau 88,8 persen dari total keseluruhannya sudah kembali beroperasi.

"Jumlah gardu yang ada itu 2.211 gardu. Itu yang tidak bisa dioperasikan kembali karena memang pelanggannya sudah tidak ada, di situ rusak berat, ada 50 gardu," kata Huda di Kantor PLN Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (13/10).

Menurut Huda, pihaknya menargetkan seluruh gardu distribusi dapat selesai diperbaiki pada pekan depan.

"Ini kan sudah mendekati 90 persen. Jadi dalam waktu yang tidak terlalu lama ya, tinggal 10 persen lagi itu, mudah-mudahan minggu depan selesai," urainya

Ia juga menjelaskan, saat ini, tujuh gardu induk yang ada di Sulteng sudah pulih 100 persen. Demikian pula dengan 45 penyulang yang ada di Sulteng sudah berhasil pulih 100 persen. Penyulang berguna sebagai saluran jaringan PLN yang mengalirka listrik dari gardu induk ke masyarakat. Gardu induk dan penyulang ini sudah mulai beroperasi penuh sejak H+10 terjadinya bencana gempa bumi dan tsunami di Sulteng.

"Kalau gardu induk sama penyulang kan sudah 100 persen. Tinggal sekarang kita menginjak ke gardunya," ucapnya.

Huda tak memungkiri, untuk saat ini memang masih ada wilayah yang belum kembali mendapatkan aliran listrik dari PLN. Itu terjadi karena jaringan listrik di lokasi-lokasi tersebut roboh. Untuk mengatasinya, PLN mendistribusikan genset-genset yang mereka miliki.

"Per H+12 genset yang disediakan PLN itu ada 66, yang digunakan ada 55. Ini untuk mengatasi tempat-tempat yang belum mendapatkan listrik dari jaringan PLN karena memang jaringannya masih belum bisa pulih 100 persen," pungkas Huda.

(rdw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up