JawaPos Radar

Peduli Pendidikan, Wali Kota Malang Raih Kihajar Award 2018

13/10/2018, 10:08 WIB | Editor: Dida Tenola
Peduli Pendidikan, Wali Kota Malang Raih Kihajar Award 2018
Wali Kota Malang Sutiaji usai menerima Ki Hajar Award 2018 di Jakarta. (Humas Pemkot Malang for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Wali Kota Malang Sutiaji berhasil meraih penghargaan Anugerah Kita Harus Belajar (Kihajar) 2018 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Penghargaan tersebut diraih Sutiaji karena kepeduliannya terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi pada Malam Anugerah Kihajar ke-7 tahun 2018, di Hotel Sultan Jakarta, Jumat malam (12/10). Penghargaan Kihajar diberikan pada kepala daerah peduli TIK untuk pendidikan dan kebudayaan kategori madya. 

Sutiaji pun menyampaikan rasa terimakasihnya atas capaian ini. "Kerja keras kami semua telah terlihat oleh pusat," ujarnya, Sabtu (13/10)

Sutiaji menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan pendidikan karakter dengan menanamkan nilai-nilai keagamaan dan budi pekerti pada anak usia dini. "Terutama dalam rangka mengantar generasi 4.0," tambahnya. 

Dia menyampaikan, penghargaan itu sekaligus sebagai apresiasi atas jaminan akses dan kualitas pendidikan. Hal itu merupakan misi pertama pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang Sutiaji -Sofyan Edi Jarwoko.

Selain itu, pihaknya juga akan mengintegrasikan aplikasi antara Dinas Pendidikan dengan seluruh ekosistem pendidikan seperti industri, organisasi profesi,  orang tua, siswa, guru dan NGO Pendidikan. "Kami juga segera mewajibkan satuan pendidikan untuk membuat aplikasi sesuai dengan kebutuhan," terangnya. 

Sementara itu, Sekjen Kemendikbud Didik Suhardi menerangkan, kebutuhan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk pendidikan tidak bisa dihindari. Selain tuntutan kemajuan zaman, juga karena kondisi negara Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau. Oleh sebab itu, TIK merupakan salah satu solusi terhadap proses pembelajaran yang bermutu. "Kemendikbud memberikan apresiasi kepada daerah yang sudah berupaya keras dalam memajukan pendidikan dengan mendayagunakan TIK di wilayahnya," tutur Didik. 

 

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up