JawaPos Radar

‎Tangan Kanan Mega Sebut Prabowo Kalah Telak dari Jokowi

13/10/2018, 10:04 WIB | Editor: Kuswandi
Hasto Kristiyanto
PILPRES 2019: Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto mengatakan Jokowi telah menang telak lawan Prabowo Subianto dalam hal pidato. (Ridwan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuat pidato yang menuai banyak pujian. Terbaru adalah‎ menggambarkan kondisi ekonomi dunia seperti dalam film Game of Thrones‎.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, Jokowi telah menang telak lawan Prabowo Subianto dalam hal pidato.

"Menjadikan skor Jokowi dibandingkan Prabowo menjadi 5-0 untuk Jokowi," ujar Hasto dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (13/10).

‎Menurut Hasto, kemenangan Jokowi lawan Prabowo ini dimulai sejak pembukaan Asian Games, pengambilan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum (KPU), momentum kampanye damai, sambutan pembukaan Asian Para Games, dan pidato IMF-World Bank tersebut.

Hasto menambahkan, pidato Jokowi dan Prabowo Subianto sangatlah berbeda. Jokowi menunjukan seorang kenegarawanannya dalam berpidato di depan publik. Sementara Prabowo pidatonya bersifat negatif dan bernada ancaman.

Misalnya seperti aancaman Indonesia bubar, kebohongan terencana kasus operasi plastik Ratna Sarumpaet, dan pidato ekonomi kebodohan.

"Itu semuanya bernada negatif tanpa basis nilai kenegarawanan yang kuat, maka skor Pak Prabowo berkurang menjadi minus tiga," katanya.

Karena itulah, agar kontestasi Pilpres menjadi menarik, konsultan tim Prabowo seharusnya memikirkan ulang bahwa strategi menyerang, hoaks, menakut-nakuti, ataupun meniru model kampanye pilpres negara lain sudah selayaknya ditinjau ulang.

"Itu perlu diganti dengan kampanye ala Indonesia yang santun dan penuh kegembiraan," ungkapnya.

‎Sekadar informasi, dalam pidatonya, Presiden Jokowi menggambarkan kondisi ekonomi dunia. Mulai dari perselisihan yang terjadi di antara negara-negara maju hingga dampaknya bagi perekonomian negara lain seperti negara berkembang.

Tanpa disadari jika perselisihan membuat negara-negara di dunia melupakan hal penting, yakni kondisi yang lebih berdampak bagi masyarakat dunia. Seperti perubahan iklim, penyakit, sampah plastik, dan persoalan lingkungan lainnya.

Presiden Jokowi mengibaratkan kondisi yang terjadi saat ini seperti dalam film Game of Thrones, ketika para negara-negara besar tengah sibuk berperang tanpa memikirkan risiko yang terjadi dari perang itu.

(ce1/gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up