JawaPos Radar

Microchip Bisa Tingkatkan Kesadaran Pemilik Hewan Suntik Antirabies

13/10/2018, 06:50 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Microchip Bisa Tingkatkan Kesadaran Pemilik Hewan Suntik Antirabies
Dengan microchip lebih mudah memantau penularan rabies. (Dokumen pribadi for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Langkah Pemprov DKI Jakarta untuk menanamkan microchip pada anjing dinilai bisa untuk mengendalikan penularan rabies. Sehingga para pemilik anjing lebih rutin melakukan vaksin antirabies.

Salah satu pemilik anjing, Elvira Anna, warga Cipinang Cipedak, Kampung Jakarta Timur mengatakan dirinya sangat mendukung dengan program yang dijalankan. Karena bisa sekaligus jadi ajang pendataan hewan yang telah divaksin antirabies.

"Kalau yang saya tahu kenapa dipasang microchip karena untuk memantau rabies, dengan ini pemilik akan lebih rutin melakukan vaksin antirabies," kata Anna, kepada JawaPos.com, Sabtu (13/10).

Microchip Bisa Tingkatkan Kesadaran Pemilik Hewan Suntik Antirabies
Infografis KTP Anjing (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Selain itu, lanjut Anna, microchip ini bisa untuk mengetahui pemilik hewan. Karena di dalamnya juga ada data pemilik. Anjing yang telah ditanami microchip akan mendapatkan karti identitas atau KTP.

Menurutnya tak jarang di Jakarta anjing dibuang oleh pemiliknya. Dengan alasan sudah tidak lucu, bosan, atau lainnya. Dengan adanya microchip bisa membantu mengetahui siapa pemiliknya.

"Di Jakarta banyak anjing yang ngga jelas siapa pemiliknya, dibuang. Banyak juga kasus anjing gigit anak kecil atau lainnya. Dengan adanya microchip ini kalau ada anjing kabur dan discan akan ketahuan siapa yang punya," ucapnya.

Karyawan perusahan swasta ini optimistis jika dengan microcip ini bisa mengendalikan rabies. Juga untuk mendorong para pemilik hewan penular rabies (HPR) melakukan vaksin antirabies.

"Kalau sudah dipasang microchip ini otomatis kami sebagai pemilik anjing harus rajin vaksin antirabies. Sehingga mengurangi rabies dan bisa membuat para pemilik sadar suntik rabies itu perlu," jelasnya.

Seperti diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan 500 microchip anjing. Jumlah tersebut disebar di lima wilayah kota. Jika kuota itu habis maka pemilik hewan harus mengeluarkan kocek sendiri untuk memasang microchip.

(bin/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up