JawaPos Radar

Data BPBD, Malang Punya Potensi Gempa Berskala Ringan

12/10/2018, 20:19 WIB | Editor: Dida Tenola
Data BPBD, Malang Punya Potensi Gempa Berskala Ringan
Sekretaris BPBD Kota Malang Tri Oky Rudianto menunjukkan peta Kota Malang. ()
Share this image

JawaPos.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menilai jika wilayah Malang memang memiliki potensi bencana gempa. Namun, skalanya masih terbilang ringan dan sedang. 

Sekretaris BPBD Kota Malang Tri Oky Rudianto mengatakan, daerah yang berpotensi mengalami gempa sedang mayoritas berada di bantaran sungai. Berdasarkan peta potensi bencana gempa bumi, ada sembilan kelurahan yang tercatat berpotensi terjadi gempa sedang. 

Sembilan kelurahan itu meliputi Bunulrejo, Polehan, Kotalama, Mergosono, Tanjungrejo, Karang Besuki, Kebonsari, Arjowinangun dan Bakalan Krajan. Sedangkan kelurahan lainnya memiliki potensi gempa ringan.

Oky menyampaikan, berdasarkan historis di Kota Malang, selama ini tidak pernah terjadi gempa dengan magnitude yang besar. "Dari data historis kami belum ada gempa besar, dan semoga tidak ada yang besar," ujarnya, Jumat (12/10). 

Dia merinci, pada bulan Agustus tahun 2016 pernah ada gempa. Guncangannya terasa cukup kencang. Namun tidak sampai menimbulkan kerusakan.

Sedangkan untuk tahun ini, terjadi dua kali gempa dengan efek getaran yang sangat terasa karena adanya rambatan.Jika terjadi gempa, BPBD mengimbau warga untuk tidak panik dan segera mencari tempat yang aman.

Pihaknya berharap agar setiap kelurahan dan kantor-kantor di Kota Malang memiliki jalur evakuasi dan titik kumpul. "Bencana tidak diketahui kapan datangnya. Untuk itu, kenali potensinya, kurangi risikonya, dan waspadai bencananya," terangnya.

Dia mengungkapkan, sebenarnya bukan gempa yang mengintai wilayah Malang, melainkan potensi bencana tanah longsor di bantaran sungai serta banjir yang sifatnya genangan.  Melihat hal itu, BPBD kini telah membentuk kelurahan tangguh untuk mengantisipasi potensi bencana tersebut. "Dari 57 kelurahan, sudah 13 keluarahan yang ditetapkan menjadi kelurahan tangguh bencana," terangnya. 

Sementara itu, beberapa kelurahan yang sudah ditunjuk sebagai kelurahan tangguh rata-rata yang berpotensi bencana. Antara lain Tlogomas, Kedungkandang, Pandanwangi, Bandungrejosari, Kasin, dan Penanggungan.

Oky menerangkan, warga di kelurahan tangguh tersebut pun telah dilatih untuk menghadapi bencana. Bahkan, setiap tahun ditargetkan ada tambahan lima kelurahan yang ditunjuk sebagai kelurahan tangguh bencana.  "Selain kegiatan sosialisasi pengenalan bencana dan penyelenggaraan penanggulangan bencana, di kelurahan itu juga ada peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Sehingga mereka bisa melakukan pertolongan pada orang terdampak," pungkasnya.

 

(fis/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up