JawaPos Radar

Buntut Guru Agama Doktrin Anti-Jokowi, Bawaslu Panggil Kepsek SMAN 87

13/10/2018, 01:35 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Buntut Guru Agama Doktrin Anti-Jokowi, Bawaslu Panggil Kepsek SMAN 87
SMAN 87 Jakarta (Gobang Mahardika/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kasus dugaan pelanggaran pemilu di SMAN 87 Jakarta Selatan, membuat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI bakal memanggil pihak kepala sekolah Senin (12/10) mendatang. Komisioner Bawaslu DKI, Puadi mengatakan, pemanggilan itu dilakukan karena ada pelaporan dari seseorang yang mengaku sebagai orang tua siswa.

Puadi mengaku sudah menginvestigasi untuk menelusuri tindak kecurangan tersebut. Penelusuran itu dilakukan untuk memastikan adanya pelanggaran pemilu atau tidak.

"Kami sudah melakukan investigasi dan Senin besok kita memanggil kepala sekolahya, kemudian ibu guru yang bersangkutan mengajar di SMA 87, dan yang terakhir pelapor," kata dia di Mapolda Metro, Jumat (12/10).

Menurut Puadi, penegakan hukum itu ranahnya tetap Gakkumdu, apakah ini ada dugaan pelanggaran di pemilubatau tidak. Kalau memang ada dugaannya di SMA 87 maka 1x24 jam akan langsung proses.

Menurutnya, bila pemeriksaan tersebut ada dugaan unsur pelanggaran terpenuhi, maka bisa langsung dilakukan penyidikan hingga 14 hari. Namun sebaliknya, maka Bawaslu memutuskan tidak ada pelanggaran pemilu.

"Bila memang tidak ada pelanggaran sama sekali fakta di SMA 87 atau si pelapor tidak bisa membuktikan konten atau adanya perlakuan guru-guru yang tidak sesuai, tidak sesuai faktanya, maka kita sampaikan tidak ada pelanggaran," kata Puadi.

Diketahui, kasus pelanggaran pemilu bermula dari keluhan dari seorang yang mengaku sebagian orangtua siswa. Akan tetapi, orang tersebut tak menyebutkan identitas lengkap.

Keluhan orangtua siswa itu bermula dari anaknya dan siswa SMAN 87 lainnya dikumpulkan di tempat ibadah oleh seorang guru berinisial NK. Saat dikumpulkan, sang guru menunjukkan video yang berisi video gempa di Palu, Sulawesi Tengah. Menurut pengakuan orang tua, guru bersangkutan menyampaikan bencana gempa di Palu akibat ulah Jokowi.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up