JawaPos Radar

Nyamar Jadi Mekanik Listrik, Residivis Penadah Nekat Rampok IRT

12/10/2018, 18:45 WIB | Editor: Budi Warsito
Nyamar Jadi Mekanik Listrik, Residivis Penadah Nekat Rampok IRT
Hadi Suseno alias Rotun diamankan Polsek Payung Sekaki, Senin (8/10) lalu, karena diduga telah melakukan pencurian dengan kekerasan. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Hadi Suseno alias Rotun terpaksa kembali berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, pria yang baru enam bulan keluar dari penjara atas kasus penadahan barang curian ini, diduga telah merampok seorang Ibu Rumah Tangga (IRT).

Kapolsek Payung Sekaki, AKP Rachmat C Yusuf mengatakan, Rotun yang merupakan warga Jalan Pemuda, Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, ini nekat merampok korban bernama Netty Supiyanti, 39 di siang bolong dengan mengaku sebagai mekanik listrik.

Kejadiannya bermula ketika korban sedang berada di rumahnya Jalan Pemuda, Kelurahan Tirta Siak, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (5/10) sekitar pukul 14.30 WIB.

"Saat itu korban seorang diri di rumah. Kemudian pelaku datang dengan mengaku mekanik listrik. Awalnya korban tak menaruh curiga dan mempersilahkan pelaku masuk," ujar Rachmat, Jumat (12/10).

Namun ketika di dalam rumah, pelaku langsung menodongkan senjata tajam ke pinggang korban. Korban pun merasa ketakutan. Melihat korbannya tak berdaya, pelaku meminta barang-barang berharga milik korban.

Adapun barang berharga yang diserahkan korban kepada pelaku diantaranya, 2 unit handphone, satu unit sepeda motor, uang tunai Rp 250 ribu. "Pelaku juga meminta kartu ATM milik korban. Ia memaksa korban memberitahu pinnya. Kalau salah, korban akan dibunuh," kata AKP Rachmat.

Setelah mendapatkan harta benda korbannya, pelaku langsung melarikan diri. Beberapa saat usai kejadian, korban langsung melaporkannya ke Polsek Payung Sekaki.

"Berdasarkan laporan, kita lakukan penyelidikan. Akhirnya kita ketahui kalau pelaku masih berada di Pekanbaru. Tepatnya di daerah Kulim, Kecamatan Tenayan Raya," bebernya.

Pelaku akhirnya ditangkap polisi, Senin (8/10) lalu. Berdasarkan keterangannya, pelaku mengakui telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap IRT. Akibatnya, pelaku bersama dengan barang bukti dibawa ke Mapolsek guna penyidikan lebih lanjut.

"Pelaku yang baru keluar 6 bulan lalu dari penjara kita bawa ke Mapolsek guna diperiksa lebih lanjut. Sedangkan sepeda motor sudah dijual pelaku kepada M di Perawang, Siak," katanya.

Dengan diamankannya pelaku perampokan ini, Kapolsek mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati. Terlebih lagi, peristiwa ini cukup langka terjadi di Pekanbaru.

"Aksi ini cukup langka terjadi di Pekanbaru dan tergolong nekat. Diharapkan masyarakat agar berhati-hati menerima tamu yang ingin berkunjung ke rumah untuk menghindari kejadian serupa terjadi," imbaunya.

(ica/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up