JawaPos Radar

Dahnil Bantah Prabowo Malas Kampanye

12/10/2018, 16:23 WIB | Editor: Imam Solehudin
Dahnil Anzar
Koordinator Juru Bicara TKN Prabowo-Sandi, Danil Anzar Simanjuntak membantah jika Prabowo malas berkampanye. (Dok.JawaPos)
Share this image

JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dinilai malas berkampanye. Beda dengan wakilnya, Sandiaga Uno.

Hal itu pun memancing Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief untuk melakukan kritik.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak membantah hal itu.

"Pak Prabowo rajin sekali keliling ya menemui masyarakat dan berbagi tugas dengan Mas Sandiaga Uno," ujar Dahnil saat dihubungi, Jumat (12/10).

Menurut Dahnil, koleganya Andi Arief yang mengkritik Prabowo malas melakukan kampanye, mungkin karena tidak mengetahuinya. Sehingga jarang bertemu Prabowo pada saat kampanye.

"Itu mungkin karena beliau jarang bertemu dengan Pak Prabowo, akhirnya karena tak kenal maka tak sayang," katanya.

Bahkan menurut Dahnil, Prabowo rajin ke luar kota menyapa masyarakat. Namun tidak diketahui oleh media ataupun dengan Andi Arief.

Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief mempertanyakan keseriusan Prabowo untuk menjadi kepala negara di Indonesia tersebut. Pasalnya saat ini yang terlihat aktif untuk berkampanye adalah Sandiaga Uno.

"Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkampanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu Sandiaga Uno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden," ujar Andi Arief.

Menurut Andi, apabila Prabowo terus berdiam diri tanpa melakukan kampanye. Dipastikan kalah di Pilpres 2019 mendatang. Pasalnya tidak ada rumusnya orang yang malas kampanye akan menang.

Waktu enam bulan yang tersisa saat ini dalam politik terlalu pendek. Sehingga Prabowo segera mungkin untuk melakukan kampanye seperti apa yang telah dilakukan Sandiaga Uno, dengan menyapa masyarakat.

"Pak Prabowo harus keluar dari sarang Kertanegara, kunjungi rakyat, sapa, peluk, cium dan sampaikan apa yang akan dilakukan kalau menang di tengah ekonomi yang sulit ini," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up