JawaPos Radar

Kubu Jokowi Sebut Prabowo Kritik Tanpa Solusi

12/10/2018, 16:15 WIB | Editor: Kuswandi
Pilpres 2019
Ilustrasi: Pilpres 2019 (Koko/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto kembali melakukan kritik keras mengenai permasalahan ekonomi bangsa. Dalam pidatonya di acara Rakernas LDII, Kamis (11/10) lalu, Prabowo menyoroti permasalahan utang negara, ketimpangan sosial, sumber daya alam yang dikuasai asing, sampai dengan sistem ekonomi pembodohan.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, Arsul Sani menuding bahwa kritik yang dilontarkan oleh Prabowo soal perekonomian dinilai tanpa solusi. Padahal menurut Arsul, pihaknya juga ingin melihat konsep yang ditawarkan oleh mantan Danjen Kopassus tersebut.

"Kita ingin dengar (konsep Prabowo) itu, katakanlah kalau kebijakan ekonominya Pak Jokowi itu salah, harusnya seperti apa?" cetus Arsul di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (12/10).

Arsul pun membandingkan kubu Prabowo dengan kubu oposisi yang ada di negara demokrasi lainnya. Dia bilang, keseluruhan negara itu bukan hanya mengkritik, tapi juga menawarkan konsep baik bagi petahana.

"Bukan hanya menyalah-nyalahkan, tetapi ada tawaran konsep yang lebih baik. Itu distingsi (perbedaan)-nya seperti itu. Nah, mohon maaf saja, tanpa mengurangi rasa hormat, beliau-beliau (kubu Prabowo) itu yang belum kelihatan," ujar Arsul.

Sekjen PPP ini malah melihat kubu Prabowo lebih melontarkan pernyataan yang justru membuat rakyat khawatir. Dia pun mengaku memiliki banyak contoh pernyataan yang dinilai 'menakutkan'.

"Dalam hal ini (kubu Prabowo) menakut-nakuti rakyat. Mulai dari Indonesia bubar, Indonesia akan punah, kemudian sistem perekonomian Indonesia kacau atau apa. Yang bener itu seperti apa?" tuturnya

"Kalau selalu dikritisi tentang utang untuk pembangunan, nah kita pengen mendengar alternatif pembangunan tanpa utang itu yang seperti apa? Apakah rakyatnya akan diminta untuk iuran tiap hari Jumat gitu ya? Atau apa? Itu yang ingin kita dengar sebetulnya," pungkasnya.

(ce1/aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up