JawaPos Radar

Prabowo Bicara Makes Indonesia Great Again

Kubu Jokowi: Kita Bukan Amerika Serikat

12/10/2018, 15:54 WIB | Editor: Kuswandi
Prabowo Subianto
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno, saat menggelar konferensi pers beberapa waktu lalu (Dery Ridwansyah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Pernyataan Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto soal 'makes Indonesia great again' menyedot perhatian masyarakat. Pernyataan itu disebut sebagai kritik kepada kepemimpinan bangsa yang tak berani melakukan perang dagang kepada dunia.

Menanggapi hal itu, Ace Hasan Syadizly selaku Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menilai para pemimpin Indonesia tak perlu meniru slogan milik presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tersebut. Sebab menurut Ace, bumi pertiwi memiliki jati diri yang jauh berbeda dengan negeri paman Sam tersebut.

"Belum tentu sama imajinasi kebangsaan kita dengan Amerika Serikat model Trump. Kita memiliki jati diri sendiri sebagai bangsa. Kita bukan Amerika Serikat," kata Ace kepada wartawan, Jumat (12/10).

Politikus partai Golkar ini menyebut, kalau hanya sekadar hal slogan, Indonesia telah miliki identitas sendiri. Contohnya, slogan yang dicanangkan jagoannya, Jokowi-Ma'ruf di pilpres.

"Pak Jokowi-Kyai Ma’ruf memiliki visi, Indonesia Maju yang berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian berlandaskan nilai Gotong Royong," cetus Ace.

Di sisi lain, menurut Ace, membangun Indonesia tak cukup membawa slogan seperti yang dikatakan Prabowo. Anak buah Airlangga Hartarto itu bilang, yang terpenting adalah komitmen konkrit membangun bangsa.

"Membangun bangsa ini harus ditunjukkan dengan kerja, kerja dan kerja. Pak Jokowi sudah melakukan itu selama satu periode kepemimpinannya. Indonesia sudah mulai diperhitungkan dalam jajaran negara-negara yang berpengaruh di dunia. Hal itu diakui sebagaimana konferensi dunia IMF dan World Bank di Bali sekarang ini," jelasnya.

Sebelumnya, Prabowo mengutarakan bahwa kepemimpinan Amerika Serikat (AS) yang digawangi oleh Donald Trump kali ini telah mengambil sikap berani perang dagang melawan Tiongkok. Bahkan menurut Prabowo, negeri paman Sam itu berani mengeluarkan tagline untuk melawan negeri tirai bambu tersebut.

"Begitu sekarang AS kalah bersaing dengan Tiongkok mereka menyatakan perang dagang, tidak ada free trade. Mereka mengatakan makes america great again," kata Prabowo dalam pidato sambutannya di dalam acara Rakernas LDII, Jakarta, Kamis (11/10).

Di sisi lain, Prabowo juga merasa heran mengapa pemimpin Indonesia tidak melakukan hal serupa. Di antaranya melakukan perlawanan terhadap intervensi asing.

"Kenapa kok (pemimpin) bangsa Indonesia tidak berani mengatakan, makes Indonesia great again, kenapa tidak ada pemimpin Indonesia yang berani mengatakan yang penting pekerjaan bagi rakyat Indonesia," ungkapnya.

(aim/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up