JawaPos Radar

Bermunculan Grup Gay di Jabar, Ridwan Kamil Angkat Bicara

12/10/2018, 15:40 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Bermunculan Grup Gay di Jabar, Ridwan Kamil Angkat Bicara
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil angkat bicara soal adanya grup gay yang viral di wilayahnya. (Raka Denny/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Viral adanya grup gay di media sosial Facebook di beberapa wilayah Jawa Barat membuat warga resah. Grup tersebut menjadi buah bibir sehingga harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Semula grup gay tersebut ditemukan di Garut. Kemudian muncul grup-grup lainnya seperti di Bandung dan Tasikmalaya. Maka persoalan harus segera diselesaikan agar generasi muda Jawa Barat terhindar dari perilaku menyimpang.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pun angkat bicara mengenai hal ini. Dirinya akan melakukan tindakan terkait kasus grup gay itu. Bukan hanya Garut melainkan semua yang ada di wilayah Jabar.

"Saya (baru jadi Gubernur) dikabari ada fenomena-fenomena sosial begini, prosesnya adalah memetakan dulu jadi saya memerintahkan Kadinkes untuk segera rapat dengan komisi perlindungan anak yah untuk memetakan kondisi realnya seperti apa," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Jumat (12/9).

Kedua, Kang Emil memerintahkan daerah-daerah yang dikabarkan adanya grup gay di media sosial untuk melaporkan kondisi wilayah tersebut. Kemudian rencana tindakan di level tingkat daerah terlebih dahulu.

"Tindakan di level tingkat dua dulu, jika dirasa memadai saya serahkan karena kewenangan interaksinya lebih dekat. Tapi kalau masih butuh maka Pemerintah Provinsi akan memberikan dukungan tindakan," ujar Kang Emil sapaanya.

Kemudian lanjut Kang Emil, akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti. Karena ini sudah masuk ke ranah hukum, yakni Undang-Undang ITE dan perlindungan anak.

Untuk diketahui, pada Desember 2019 Pemprov Jabar akan melahirkan unit kerja Cyber Provinsi. Maka itu salah satu tupoksi dari unit kerja Cyber Provinsi untuk memerangi konten-konten negatif, termasuk promosi LBGT di media sosial khususnya kepada anak-anak.

"Nah mudah-mudahan kombinasi tindakan hukum, tindakan preventif, melalui unit kerja khusus memastikan hal yang negatif tidak menyebar," tandsanya.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up