JawaPos Radar

Pemasangan Microchip Pada Anjing, Mudahkan Pendataan Penyakit Hewan

12/10/2018, 12:45 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Pemasangan Microchip Pada Anjing, Mudahkan Pendataan Penyakit Hewan
500 anjing di Jakarta dipasang microchip (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta telah menyatakan bahwa sejak 2004, ibu kota telah bebas dari rabies. Namun pengendalian tetap dilakukan dengan berbagai upaya salah satunya memberikan kartu identitas atau 'KTP' bagi anjing.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas KPKP Sri Hartati menyatakan, yang utama memang bukan kartunya, tetapi pemasangan microchipnya. Hal ini diketahui sudah biasa dilakukan di dunia untuk pendataan anjing dan rekam jejak kesehatannya.

"Kami dalam rangka pengendalian rabies, kami memerlukan pemasangan microchip dan identifikasi hanya pada anjing berpemilik saja," tuturnya saat dihubungi, Jumat (12/10).

Pemasangan Microchip Pada Anjing, Mudahkan Pendataan Penyakit Hewan
Infografis KTP Anjing (Kokoh Praba/JawaPos.com)

Tujuan dari pemasangan, lanjut Sri, lebih kepada identifikasi yang memudahkan Pemprov DKI Jakarta mendata populasi anjing. Sehingga semua dapat terawasi dengan mudah, salah satunya kondisi penyakit anjing yang terekam di microchip yang terpasang.

"Kalau kami Pemerintah jelas untuk data hewannya, pemiliknya, kemudian sejarah kesehatannya apakah sudah vaksin atau belum, kan itu jelas. Bagi masyarakat seandainya dia ingin keluar negeri atau di lalu lintaskan itu kan sudah mudah di sananya, karena ada negara-negara yang mensyaratkan anjing harus dengan microchip," terang Sri.

Selain itu, microchip juga dapat mempermudah pemilik untuk mencari anjingnya yang hilang, sebab microchip dapat dipindai. Setelah dipindai data anjing langsung dapat terekam jelas, sehingga bisa diketahui anjing hilang atau diliarkan.

"Terdatalah dengan baik itu sih tujuannya, hanya pemasangan microchip tandanya dengan kartu supaya dia itu tahu nomor sekian. Utamanya memang identifikasinya buat kami," kata Sri.

Sri menjelaskan tidak ada kriteria atau ras tertentu dari anjing yang boleh dipasang microchip. Terpenting adalah anjing harus berpemilik dan anjing itulah yang harus dipasang microchip agar dapat diidentifikasi.

"Ini bentuk kepedulian dan tanggung jawab dari pemilik-pemilik anjing, supaya tidak meliarkan, mengontrol kesehatan, dan rajin vaksinasi. Kartu hanyalah tanda bukti dia sudah dipasang microchip dam tercatat kami jadi punya datanya," pungkasnya.

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up