JawaPos Radar

Saran Bamsoet ke Tito: Tak Perlu Habiskan Energi untuk Isu Suap

11/10/2018, 23:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Saran Bamsoet ke Tito: Tak Perlu Habiskan Energi untuk Isu Suap
Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (Hendra Eka/Jawa Pos)
Share this image

JawaPos.com - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyemangati Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar tak terpengaruh desas-desus tentang dugaan mantan Kapolda Metro Jaya itu menerima uang dari pengusaha daging Basuki Hariman. Bamsoet yang juga kolega Tito berharap Kapolri ke-23 itu fokus bekerja karena kinerja Korps Bhayangkara makin positif.

Bamsoet mengatakan, Polri sudah menelusuri dugaan penerimaan suap oleh Tito dari Basuki Hariman. Sebagaimana pernyataan Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto ke media, Basuki tak pernah memberikan uang ke Tito semasa menjabat Kapolda Metro Jaya.

"Jadi Pak Tito Karnavian agar tetap fokus bekerja sesuai tupoksi (tugas pokok dan fungsi, red) Kapolri," ujar Bamsoet dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Kamis (11/10).

Mantan Ketua Komisi III DPR itu menambahkan, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memberikan penjelasan yang gamblang tentang tidak adanya bukti Tito menerima uang suap. Ketua KPK Agus Rahardjo bahkan sudah menjelaskan tentang kesulitan lembaganya dalam membuktikan dugaan itu.

"Kami tentu percaya integritas KPK dalam menangani kasus hukum. Jika tidak ada bukti yang kuat, tidak mungkin KPK bisa melanjutkan proses hukum sebagaimana mestinya," katanya.

Selain itu, Bamsoet juga merujuk pada persidangan terhadap Basuki ataupun stafnya, Ng Fenny. Dalam proses persidangan terhadap keduanya, tak ada fakta hukum yang menguatkan dugaan Tito menerima uang dari Basuki.

"Dengan demikian Kapolri dan jajarannya tak perlu menghabiskan banyak energi menanggapi isu ini. Masih banyak pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan oleh Polri," ucap Bamsoet.

Saat ini saja Polri menghadapi event kelas dunia. Antara lain Annual Meeting IMF & World Bank di Bali, serta Asian Para Games 2018. Selain itu, Polri juga menghadapi persiapan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019. Bahkan, Polri punya tugas berat mengamankan Pemilu 2019.

"Jadi jangan sampai isu ini membuat semangat Polri mengendur. Rakyat menaruh harapan besar kepada Polri untuk mewujudkan ketertiban dan keamanan masyarakat," ungkapnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up