JawaPos Radar

Rawan Bencana, Pemkot Bandung Buat Aplikasi Sitaruna

11/10/2018, 21:14 WIB | Editor: Erna Martiyanti
Rawan Bencana, Pemkot Bandung Buat Aplikasi Sitaruna
Berada di Sesar Lembang, Bandung jadi wilayah yang rawan bencana. (Istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang) Kota Bandung melaunching aplikasi Sistem Informasi Tata Ruang Berbasis Mitigasi Bencana (Sitaruna). Aplikasi tersebut sebagai upaya untuk mengetahui dan memantau wilayah yang berpotensi rawan bencana alam.

Karena Jawa Barat, termasuk Bandung disebut sebagai salah satu wilayah yang berpotensi terjadi bencana alam. Mengingat Bandung berada di Sesar Lembang aktif.

Kasubid 1 Perencanaan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (PIPW) pada Bappelitbang Kota Bandung Andry Heru Santoso mengatakan, aplikasi Sitaruna bertujuan agar masyarakat mudah mengenal sistem informasi tata ruang berbasis mitigasi bencana di Kota Bandung.

Menurutnya di dalam aplikasi tersebut masyarakat bisa melihat atau mendapat informasi sekitar bencana di Bandung mulai dari kebakaran, banjir, sesar lembang, dan lainnya.

"Nanti di sini ada informasi mengenai data atau peta dasar, yakni peta rencana tata ruang, peruntukan rumah, lokasi kawasan RTH, terinformasikan kawasan kerawanan bencana seperti banjir, longsor, gempa, kemudian sesar lembang dan penentuan ruang evakuasi," kata Andry di Bandung, Kamis (11/10).

Namun saat ini, aplikasi Sitaruna sifatnya masih dikembangkan. Karena dibuat selama dua bulan dengan keterbatasan sumber daya. Sehingga ke depan akan disempurnakan secara komprehensif terkait data-data yang dikumpulkan dengan skala yang lebih luas. Juga akan terus disosialisasikan kepada masyarakat Bandung.

"Saat ini sudah bisa dibuka dan baru dilauching. Masyarakat bisa melihat kerawanan gempa di Kota Bandung dan lainnya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui, Bandung berada di lokasi patahan atau sesar lembang. Patahan tersebut membentang di bagian utara Kota Bandung sepanjang 29 KM. Sehingga Bandung dikategorikan salah satu Kota yang dimungkinkan rawan bencana.

Dikabarkan sesar Lembang ini sifatnya aktif dan terus bergerak. Perihal kekuatannya yakni mencapai 6,5-7 SR atau bisa menyamai dengan kejadian di Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam hal ini, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Bandung untuk tetap tenang walaupun berada di wilayah yang dikatakan rawan gempa ini. Pemkot Bandung beserta instansi terkait akan terus berupaya mengedukasi dan mensosialisasikan tips dalam menghadapi gempa dengan adanya simulasi secara rutin.

(ona/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up