JawaPos Radar

Monumen Gempa dan Tsunami Sulteng Akan Dibangun di Tiga Lokasi

11/10/2018, 20:58 WIB | Editor: Dida Tenola
Monumen Gempa dan Tsunami Sulteng Akan Dibangun di Tiga Lokasi
Kondisi di BTN Balaroa setelah diguncang gempa. (Sahrul Ramadan/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) mencanangkan pembuatan monumen dan simbolisasi bersejarah lainnya. Monumen itu untuk mengenang para korban bencana gempa dan tsunami yang melanda Palu, Donggala dan Sigi. 

Tiga lokasi paling parah akan dipilih sebagai tempat pendirian monumen. Yakni di BTN Balaroa, Petobo, dan Jono Oge, Sigi. "Lokasi itu akan dijadikan tempat memorial park atau tempat bersejarah dan ruang terbuka hijau. Juga akan dibangun monumen," terang Gubernur Sulteng, Longki Djanggola melalui keterangan resminya, Kamis (11/10). 

Inisiatif itu diambil berdasarkan hasil kesepakatan bersama dalam rapat evaluasi tim gabungan tanggap bencana di Sulteng. "Sebelum dibangun monumen itu, akan ada doa bersama bagi korban yang tertimbun di tiga lokasi itu,” ucapnya.

Pemprov sebelumya juga telah memutuskan untuk memperpanjang status tanggap darurat bencana, gempa dan tsunami di kota Palu, kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong. Perpanjangan status disepakati berdasarkan sejumlah pertimbangan dalam rapat evaluasi yang melibatkan seluruh tim yang tergabung dalam Komando Satuan Tugas Gabungan Terpadu (Kosatgasgabpad). 

Hasilnya, disepakati bahwa status tanggap darurat bencana diperpanjang hingga dua pekan atau 14 hari, hingga 26 Oktober mendatang. 

"Satgasgabpad akan meningkatkan kegiatan kegiatannya pada penangan pengungsi dan perbaikan infrastruktur serta pemulihan kegiatan perekonomian masyarakat," pungkasnya. 

(rul/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up