JawaPos Radar

Bupati Malang Resmi Tersangka, Terjerat 2 Kasus Sekaligus

11/10/2018, 18:28 WIB | Editor: Imam Solehudin
Saut Situmorang
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ketika memberikan keterangan pers terkait status tersangka eks Bupati Malang, Kamis (11/10). (Intan/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Malang, Rendra Kresna sebagai tersangka, Kamis (10/11). Penetapan status tersebut terkait kasus suap dan gratifikasi yang dilakukannya. 

Adapun kasus suap dilakukan pada periode pertama kepemimpinannya, 2010-2015. Sementara kasus gratifikasi dilakukan pada periode kedua (2015-2020).

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke tingkat penyidikan sekaligus menetapkan sejumlah tersangka," ujar Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (11/10).

Saut menjelaskan dalam perkara suap, KPK menetapkan 2 orang tersangka yaitu Rendra dan seorang swasta bernama Ali Murtopo. Penerimaan suap diduga berkaitan dengan penyediaan sarana penunjang peningkatan mutu pendidikan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.

"Tersangka RK (Rendra Kresna) diduga menerima suap dari tersangka AM (Ali Murtopo) sekitar Rp 3,45 miliar," imbuhnya.

Sedangkan dalam perkara gratifikasi, Rendra dijerat bersama-sama dengan seorang swasta bernama Eryk Armando Talla.

"Tersangka RK bersama-sama dengan EAT (Eryk Armando Talla) diduga menerima gratifikasi yang dianggap suap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajibannya," jelas Saut.

"Setidak-tidaknya sampai saat ini (penerimaan gratifikasinya) sekitar Rp 3,55 miliar," pungkasnya.

(ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up